Gubernur Bank Sentral: Tak Ada Bahaya Default bagi Rusia

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Rusia memiliki semua sumber daya keuangan yang diperlukan untuk memungkinkan ekonomi berfungsi meski di bawah tekanan sanksi. Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina, mengatakan hal ini pada hari Kamis (21/04) dalam pertemuan Duma Negara. Ia menekankan tidak ada bahaya default bagi negara.

“Rusia memiliki sumber daya, semua sumber daya keuangan yang diperlukan. Tidak ada default yang mengancam kita, ”katanya sebagaimana dikutip Al-AhedNews.

BACA JUGA:

Sejak akhir Februari, Amerika Serikat dan sekutunya telah memperkenalkan beberapa paket sanksi terhadap Rusia, yang terutama menargetkan sektor keuangan negara itu, termasuk pembekuan hampir setengah dari cadangan mata uang asing Rusia.

Gubernur Bank Sentral: Tak Ada Bahaya Default bagi Rusia
Kantor Sentral Bank Rusia

Awal bulan ini, Departemen Keuangan AS menghentikan Rusia dari membayar pemegang utang negaranya lebih dari 600 juta dolar dari cadangan yang disimpan di rekening bank Amerika, dengan mengatakan bahwa Moskow harus memilih antara menguras cadangan dolarnya atau gagal bayar.

Dalam hal ini, Kementerian Keuangan Rusia untuk pertama kalinya melakukan pembayaran utang luar negeri dalam rubel. Lembaga pemeringkat Moody’s melaporkan bahwa tindakan tersebut adalah “perubahan dalam ketentuan pembayaran” dan dapat dianggap sebagai default jika situasinya tidak berubah pada 4 Mei [akhir masa tenggang].

Kremlin telah berulang kali menolak gagasan default, dengan mengatakan negara itu memiliki dana dan bersedia membayar utangnya. Moskow malah menggambarkan pemblokiran pembayaran sebagai default oleh Barat atas kewajiban keuangannya ke Rusia.

Pada hari Kamis, Duma Negara memperpanjang masa jabatan Nabiullina sebagai gubernur bank sentral Rusia selama 5 tahun lagi. Ia telah memimpin regulator sejak Juni 2013. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: