Jihad Islam: Palestina Ciptakan Persamaan Baru Lawan Zionis

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Sekretaris Jenderal gerakan Jihad Islam yang bermarkas di Gaza, Ziad al-Nakhala mengatakan rakyat bahwa bangsa Palestina lebih energik dari sebelumnya dalam konfrontasi mereka dengan rezim Zionis.

Nakhala membuat pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi pada Senin bertema “Palestina, Isu Sentral Umat Islam,” yang diadakan di ibu kota Yaman, Sana’a.

BACA JUGA:

“Bangsa kami dihadapkan dengan serangan rezim Zionis, yang berusaha untuk melakukan Yudaisasi al-Quds dan menciptakan realitas baru di lapangan,” katanya sebagaimana dikutip PressTV. “Bangsa Palestina sedang menciptakan persamaan baru dalam konfrontasinya dengan rezim Zionis,” tambahnya.

Jihad Islam: Palestina Ciptakan Persamaan Baru Lawan Zionis
Ziad al-Nakhala

Nakhala mengatakan bahwa diadakannya konferensi ini adalah bukti lain dari dukungan Yaman untuk perjuangan Palestina dan bahwa agresor di Yaman mendekati rezim Zionis meskipun gerakan Yudaisasi dan penghancuran identitas bangsa Palestina tengah dilancarkan oleh entitas pendudukan.

“Zionis menggunakan kekuatan militer dan dengan kedok organisasi internasional, mengeksploitasi negara-negara Arab yang telah mengakui legitimasi rezim pendudukan ini. Mereka juga menyebabkan konflik dengan rakyat Palestina untuk mengambil keuntungan dari mereka,” kata sekretaris jenderal gerakan Jihad Islam tersebut.

Nakhala mengatakan bahwa rakyat Palestina menghadapi plot oleh musuh yang tidak pernah berhenti berusaha untuk mendominasi al-Quds melalui pemalsuan sejarah dan pembantaian orang-orang di Masjid al-Aqsha.

BACA JUGA:

“Meskipun upaya Israel untuk melakukan Yudaisasi Masjid al-Aqsha dan menghancurkan identitas rakyat Palestina, para agresor di Yaman (Saudi Cs) berusaha untuk lebih dekat dengan rezim Zionis dengan cara apa pun yang memungkinkan,” kata Nakhala.

Pemimpin Jihad Islam tersebut mengatakan bahwa sangat disesalkan bahwa orang-orang Palestina telah ditinggalkan dan harus berjuang melawan kesombongan, Zionisme dan pengepungan yang dilakukan oleh beberapa saudara Arab mereka.

“Hitungan mundur untuk rezim Zionis telah dimulai, dan hari ini dengan cepat menurun di front domestik dan dalam konfrontasinya dengan intifada (pemberontakan) Palestina,” ujar Nakhala menggarisbawahi. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: