Berbagai Provinsi Yaman Gelar Demo Besar-besaran di Hari Quds Internasional

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Ibukota Yaman Sana’a dan sejumlah provinsi Yaman pada hari Jumat menyaksikan demonstrasi massal besar-besaran pada kesempatan hari Al-Quds Internasional.

Kerumunan massa dalam unjuk rasa itu mengibarkan bendera dan slogan-slogan pro-Palestina, menegaskan bahwa Palestina adalah masalah utama rakyat Yaman serta seluruh bangsa Arab dan Islam, dikutip HodHodYemenNews.

BACA JUGA:

Para peserta menekankan bahwa “perayaan Hari al-Quds Internasional adalah penegasan persatuan umat terhadap perjuangan Palestina, dan arah kompas permusuhan terhadap musuh Zionis yang telah merebut tanah Islam dan tempat-tempat suci di Palestina.”

Berbagai Provinsi Yaman Gelar Demo Besar-besaran di Hari Quds Internasional
Demo Al-Quds di Yaman

Mereka juga mengutuk pelanggaran terhadap rakyat Palestina oleh pasukan pendudukan Zionis.

Yaman menegaskan kembali posisi prinsip mereka dalam mendukung rakyat dan perjuangan Palestina, yang telah dan akan tetap menjadi isu utama dan pertama rakyat Yaman meskipun agresi dan blokade telah mereka alami selama tujuh tahun berturut-turut.

Mufti Besar Yaman dan ketua Asosiasi Cendekiawan Yaman, Sayyid Shams Al-Din Sharaf Al-Din, menyampaikan pidato selama unjuk rasa di ibukota.

“Kita keluar hari ini untuk mengekspresikan posisi kita dalam solidaritas dengan perjuangan Palestina,” kata Mufti tersebut.

Ia menekankan bahwa “pengepungan dan pembunuhan saudara-saudara kita di Palestina oleh musuh Israel membuat bangsa itu memecah keheningannya.”

“Kita harus bergerak dengan segala upaya untuk menghadapi rencana dan konspirasi musuh Zionis,” tambahnya.

Mengkritik peran rezim Saudi dalam mendukung musuh Israel, ia mengatakan bahwa “rezim Saudi masih dalam posisi yang ingin memberikan hak atas Palestina kepada orang-orang Yahudi,” menekankan bahwa itu adalah salah satu syarat berdirinya rezim Saudi.

Menggunakan kesempatan untuk menyoroti pendudukan Israel selama puluhan tahun di Palestina dan kekejaman tersebut rezim terhadap rakyat Palestina, para peserta dalam unjuk rasa meneriakkan “Ansarullah tidak akan melupakan Al-Quds, Al-Quds adalah tujuan utama kami dan Israel adalah musuh kami.”

BACA JUGA:

Setiap tahun pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan, demonstrasi diadakan di seluruh dunia untuk memperingati perlawanan Palestina melawan Israel dan perjuangan mereka untuk membebaskan wilayah mereka, yang telah diduduki oleh penjajah Zionis selama beberapa dekade.

Acara tahunan tersebut dipandang sebagai kesempatan bagi orang-orang yang mencari kebebasan di seluruh dunia, terlepas dari apapun agamanya, untuk menyuarakan dukungan mereka bagi perjuangan Palestina dan melampiaskan kemarahan mereka terhadap rezim di Tel Aviv, yang telah menduduki wilayah Palestina sejak 1948.

Hari Al-Quds Internasional adalah salah satu warisan mendiang pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, yang dihormati sebagai pemimpin spiritual inspirasi oleh banyak Muslim di seluruh dunia.

Pada tahun 1979, tak lama setelah memimpin Revolusi Islam yang menggulingkan Shah Iran yang didukung AS, Ayatollah Khomeini menetapkan Jumat terakhir bulan puasa Ramadhan sebagai Hari Al-Quds Internasional. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: