Arab Saudi

Pangeran Turki Al-Faisal: Amerika Serikat Kecewakan Kami

Riyadh, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang anggota senior keluarga kerajaan Arab Saudi mengeluhkan kurangnya komitmen Amerika Serikat untuk membela kerajaan dari serangan balasan oleh gerakan Houthi Ansarullah Yaman, bahkan ketika Riyadh terus melanggar kesepakatan gencatan senjata baru-baru ini.

Pangeran Turki al-Faisal, yang juga mantan kepala intelijen Saudi, menyatakan kekecewaannya tentang dukungan Washington yang menurun untuk Arab Saudi, dan mengatakan Riyadh merasa “dikecewakan” oleh Amerika Serikat dalam menangani ancaman keamanan terhadap kerajaan oleh gerakan perlawanan Yaman.

BACA JUGA:

“Orang-orang Saudi menganggap hubungan itu strategis, tetapi merasa kecewa pada saat kami berpikir bahwa Amerika dan Arab Saudi harus bersama-sama menghadapi apa yang kami anggap bersama. Tidak hanya menjengkelkan, tetapi juga membahayakan stabilitas dan keamanan kawasan,” kata pangeran dalam wawancara video dengan surat kabar Saudi Arab News yang diterbitkan pada hari Senin.

Pangeran Turki Al-Faisal: Amerika Serikat Kecewakan Kami

Pangeran Turki Al-Faisal

“Kami mengalami pasang surut selama bertahun-tahun, dan mungkin saat ini salah satu penurunan, terutama karena presiden Amerika Serikat dalam kampanye pemilihannya mengatakan bahwa dia akan membuat Arab Saudi menjadi paria dan tentu saja dia mempraktekkan apa yang dia khutbahkan,” tambah Faisal. (ARN)

Sumber: RT Arabic

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: