Erdogan Ucapkan Selamat Atas Peringatan Pendudukan Palestina ke Presiden Israel

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Dalam panggilan telepon dengan, Presiden Israel mengucapkan terima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas ucapan selamat ulang tahun pendudukan Palestina, yang Tel Aviv sebut sebagai “ulang tahun kemerdekaan.”

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan ucapan selamatnya itu kepada  timpalannya dari Zionis, Ishaq Herzog, di “HUT Kemerdekaan Israel” yang ke-74, dikutip Sachkhabrain.

BACA JUGA:

Menurut kantor berita I24 pada Senin malam,, Ishaq Herzog memberi selamat Idul Fitri kepada Erdogan melalui panggilan telepon dan berterima kasih atas ucapan selamat Erdogan kepada rekan Zionisnya itu atas apa yang ia sebut sebagai “Hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Israel.

Inilah Bukti Pengkhianatan Erdogan ke Palestina
Foto Erdogan

“Pada kesempatan Hari Nasional Negara Israel, saya mengucapkan selamat kepada Yang Mulia dan rakyat Israel atas nama bangsa saya dan saya sendiri,” tulis Erdogan dalam surat yang dikutip The Time of Israel

“Di periode baru dalam hubungan kita, yang ditandai oleh kunjungan Yang Mulia ke negara kami pada bulan Maret, saya dengan tulus percaya bahwa kerja sama antara negara kita akan berkembang dengan cara yang melayani kepentingan nasional kita bersama, serta perdamaian dan stabilitas regional,” tambah Erdogan dalam suratnya.

Sementara itu, menurut pernyataan resmi dari kantor Presiden Israel Recep Tayyip Erdogan, ia menyatakan harapan bahwa Idul Fitri akan membawa “kebahagiaan dan kedamaian dan pendekatan hati di wilayah tersebut.”

Kedua belah pihak juga membahas melalui telepon pentingnya dialog publik dan kelanjutan untuk menjaga apa yang disebut “menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.”

Di bagian lain pernyataan itu, Ishaq Herzog mengucapkan terima kasih kepada Erdogan dan pada saat yang sama menyatakan bahwa kerja sama satu sama lain harus terus dilakukan untuk kepentingan kedua belah pihak.

Surat kabar Ibrani Israel, Hume, melaporkan pekan lalu bahwa Ankara telah melarang puluhan anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memasuki Turki atas permintaan Tel Aviv.

BACA JUGA:

Ankara dan Tel Aviv tidak memiliki duta besar sejak Mei 2018, setelah Turki mengusir duta besar Israel dengan dalih meningkatkan serangan Zionis di Jalur Gaza dan keputusan mantan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem yang diduduki. Tetapi selama beberapa bulan terakhir, hubungan antara kedua belah pihak telah dinormalisasi. Turki dan rezim Zionis sekarang berusaha mengembangkan hubungan mereka di semua bidang.

Menjelang kunjungan Herzog ke Turki, harian Turki Hurriyet melaporkan bahwa Ankara telah mengadakan pembicaraan rahasia dengan sejumlah negara di kawasan selama sekitar satu setengah tahun, dengan tujuan menemukan akomodasi baru bagi anggota Hamas.

Laporan itu lebih lanjut menyatakan bahwa Ankara telah memberi tahu Hamas bahwa anggota militernya tidak akan tetap berada di Turki dan bahwa Turki tidak akan memberikan bantuan militer kepada Hamas; Tetapi kegiatan politik Hamas di negara itu akan terus berlanjut. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: