Polwan Ngamar Dengan Pendeta, Kompolnas: Kemungkinan Dipecat

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Kompolnas menyoroti oknum polwan inisial HH dan oknum pendeta inisial SA yang digerebek sedang berduaan dalam kamar di Kota Ambon, Maluku. Kompolnas menyebut polwan tersebut kemungkinan bakal dipecat.

“Dari kasus-kasus seperti ini yang sudah ada putusan kode etiknya, kemungkinan akan dipecat (PTDH). Tetapi sekali lagi kewenangan ada di KKEP,” kata Komisioner Kompolnas, Pongky Indarti kepada wartawan, Minggu (8/5/2022).

BACA JUGA:

Poengky menuturkan penetapan sanksi kepada anggota polisi yang melanggar aturan sesuai dengan putusan yang dilakukan Propam. Nantinya, kata Poengky, semua pembuktian disampaikan dalam persidangan kode etik.

Polwan Ngamar Dengan Pendeta, Kompolnas: Kemungkinan Dipecat
Pongky Indarti

“Putusannya tergantung dari hasil pemeriksaan sidang kode etik di Polda Maluku. Kita belum tahu polwan ini dilaporkan atas tindakan apa saja dan bagaimana pembuktiannya di persidangan kode etik,” ujarnya.

“Apalagi yang bersangkutan juga dilaporkan suaminya atas dugaan perzinahan yang dapat dijerat dengan pasal 284 KUHP,” lanjutnya.

Seperti diketahui, HH dan SA tertangkap basah sedang berduaan di dalam kamar dua pekan lalu. Keduanya dipergoki di rumah pendeta SA di kawasan Galala, Kota Ambon.

BACA JUGA:

“Tidak di rumah dinas atau pastori, namun di rumah pribadi lelaki tersebut di kawasan Galala,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Rum.

Aksi mesum tersebut terungkap setelah suami HH membuntutinya. Sang suami yang telah memastikan mereka sedang berduaan di dalam kamar lantas mengajak temannya untuk melakukan penggerebekan.

Kombes M Rum mengatakan, HH dan suaminya yang merupakan anggota Brimob Polda Maluku, memang diketahui sudah pisah ranjang setahun lebih. Hanya saja proses perceraiannya belum dilakukan. (ARN)

Sumber: Detik

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: