Emir Qatar Tiba di Tehran dalam Kunjungan Penting

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani tiba di Teheran dalam kunjungan penting sepanjang hari untuk pembicaraan tingkat tinggi dengan para pejabat Iran mengenai berbagai masalah bilateral dan regional, dikutip PressTV.

Emir Qatar disambut oleh Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber setibanya di ibukota Iran pada hari Kamis. Ia kemudian secara resmi disambut oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi.

BACA JUGA:

Memimpin delegasi politik-ekonomi tingkat tinggi, Sheikh Tamim mengadakan pembicaraan dengan pihak berwenang Iran, termasuk Presiden Raisi.

Emir Qatar Tiba di Tehran dalam Kunjungan Penting
Emir Qatar tiba di Tehran

Kunjungan tersebut menyusul perjalanan oleh presiden Iran ke Doha pada bulan Februari, di mana ia bertemu dengan para pejabat senior Qatar dan menghadiri pertemuan puncak keenam Forum Negara Pengekspor Gas (GECF).

Kunjungan Raisi adalah yang pertama ke Qatar oleh seorang presiden Iran dalam 11 tahun. Selama perjalanan, Teheran dan Doha menandatangani 14 nota kesepahaman di bidang penerbangan, perdagangan, pelayaran, media, pembatalan persyaratan visa, listrik, standar, pendidikan dan budaya. Qatar memiliki hubungan baik dengan Iran, yang berbagi ladang gas raksasa dengannya.

Baru-baru ini, Iran telah menyuarakan kesiapannya untuk memberi Qatar bantuan apa pun yang dibutuhkannya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 yang lebih baik dan lebih megah, yang dijadwalkan berlangsung dari 21 November hingga 18 Desember tahun ini di kerajaan Teluk Persia itu.

Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah penggunaan hotel Iran di Pulau Kish, penerbangan tiga puluh lima menit dari Doha untuk menebus kapasitas hotel Qatar yang terbatas. Ini menggarisbawahi, kata para analis, ketegangan yang membara antara Qatar dan negara tetangganya Bahrain serta Uni Emirat Arab, yang bergabung dengan Arab Saudi dalam memberlakukan blokade ekonomi dan diplomatik di negara kecil Teluk Persia itu pada 2017.

Teheran mendukung Doha selama boikot yang dipimpin Saudi terhadap Qatar, yang berakhir tahun lalu. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: