Diplomat AS Akui Peran Washington Dibalik Krisis Lebanon

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Menjelang pemilihan parlemen di Lebanon, mantan Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Timur Dekat, David Schenker, membuat pernyataan berbahaya tentang peran Amerika yang dimainkan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump  untuk mempercepat keruntuhan keuangandi negara itu, dan tentang eksploitasi pemerintah terhadap gerakan “17 Oktober” guna mendistorsi citra Hizbullah dan melemahkannya dan juga sekutu-sekutunya.

Selama simposium yang diadakan oleh Institut Washington dengan judul “Dinamika Hizbullah dan Syiah serta Pemilu Lebanon: Tantangan, Peluang, dan Implikasi Politik,” Schenker menyatakan bahwa selama era Trump, negaranya “menjatuhkan sanksi pada lembaga keuangan Hizbullah dan Bank Jammal, dan melanjutkan untuk menyinkronkan ini segera setelah pembentukan Badan Peringkat kredit Moody’s menurunkan peringkat kredit Lebanon.

“Kami berada di balik keputusan untuk menurunkan peringkat kredit Lebanon, dan pemerintahan Trump ingin menyinkronkan pengumuman penurunan peringkat dengan pengenaan sanksi pada Bank Jammal, yang diberlakukan pada waktu itu,” katanya sebagaimana dikutip Al-Mayadeen.

BACA JUGA:

Dalam evaluasinya terhadap kandidat oposisi Hizbullah dan sekutunya, Schenker menggambarkan lawan-lawan Hizbullah sebagai pemimpin yang individualistis, egois, dan narsis. Ia mengklaim bahwa mereka lebih banyak mencari gelar dan manfaat kepemimpinan daripada menciptakan perubahan nyata dalam komposisi politik negara. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: