Headline News

Lebanon Gelar Pemilu Ditengah Krisis Ekonomi

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Orang-orang Lebanon mulai memberikan suara pagi ini dalam pemilihan parlemen penting, yang banyak diharapkan dapat mengatur panggung untuk pemulihan dari kesengsaraan ekonomi yang dipicu oleh sanksi AS terhadap negara itu.

Tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 07.00 waktu setempat di 15 daerah pemilihan pada hari Minggu, dengan hampir empat juta orang berhak memilih dan 718 kandidat bersaing untuk memenangkan 128 kursi parlemen.

Pemungutan suara dilakukan ketika negara itu diguncang oleh krisis ekonomi yang oleh Bank Dunia telah disalahkan pada kelas penguasa dan ledakan pelabuhan yang menghancurkan tahun 2020 di ibu kota, Beirut.

BACA JUGA:

Krisis ekonomi, yang dimulai pada 2019, menyebabkan jatuhnya mata uang sekitar 95 persen dan jatuhnya lebih dari 80 persen penduduk Lebanon ke dalam kemiskinan.

Jul 7, 2022

Parlemen Lebanon terbagi rata antara Kristen dan Muslim.

Pemungutan suara terakhir pada 2018 memberi hasil dimana gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon dan sekutunya, Gerakan Patriotik Bebas Kristen (FPM) dari Presiden Michel Aoun dan ketua partai Syiah Amal Nabih Berri, mengamankan mayoritas dengan memenangkan 71 kursi parlemen.

Absennya mantan Perdana Menteri Saad Hariri telah meninggalkan kekosongan untuk suara Sunni, yang ingin diisi oleh sekutu dan lawan Hizbullah.

BACA JUGA:

Hizbullah mengatakan bahwa mereka mengharapkan sedikit perubahan pada susunan parlemen saat ini, meskipun lawan-lawannya, termasuk partai Pasukan Lebanon yang bersekutu dengan Saudi, mengatakan mereka berharap untuk merebut kursi dari FPM.

Krisis ekonomi dan keuangan di Lebanon sebagian besar terkait dengan sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat dan sekutunya terhadap negara tersebut serta intervensi asing di urusan dalam negeri negara Arab itu.

Hasil akhir pemilihan parlemen di Lebanon diperkirakan akan diumumkan pada Hari Senin, dengan badan legislatif baru akan memilih presiden baru setelah masa jabatan Aoun berakhir pada Oktober. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: