Headline News

Hizbullah ke Lawan Politik: Jangan Jadi Tameng Israel

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Kepala blok Loyalitas untuk Perlawanan, Hajj Mohammad Raad, pada hari Senin (16/05) memperingatkan lawan-lawan Hizbullah agar tidak menolak persatuan nasional, menekankan bahwa perdamaian sipil adalah garis merah.

Setelah pengumuman resmi hasil pemilihan parlemen dimana aliansi Gerakan Hizbullah-Amal menyapu semua kursi Syiah, anggota parlemen Raad menekankan bahwa pemungutan suara telah membuktikan posisi tinggi Perlawanan di negara ini.

BACA JUGA:

Jul 5, 2022

Hajj Mohammad Raad

Raad meminta lawan politik untuk “memperhatikan retorika dan perilaku politik mereka, dan masa depan negara,” dengan mengatakan: “Jangan menjadi bahan bakar untuk perang saudara.”

Dia melanjutkan, “Hizbullah menginginkan koeksistensi dan persatuan nasional, dan mereka mengulurkan tangannya untuk memajukan Lebanon, dimana tidak ada yang bisa memerasnya….”

“Jika kalian ingin kami menjadi mitra di negara ini, silakan,” tetapi “perdamaian sipil adalah garis merah, jadi tidak ada musuh dan penentang negara ini yang akan mendorong kalian untuk menyabotase perdamaian sipil, dan jangan salah perhitungan lagi,” katanya sebagaimana dikutip Al-Mayadeen.

Pada tanggal 15 Mei, Lebanon menyaksikan pemilihan parlemen yang diselaraskan dengan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya yang disebabkan oleh pengepungan dan korupsi yang didukung AS. Terlepas dari skema AS, aliansi Perlawanan berhasil muncul sebagai pemenang. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: