Afrika

Tiba di Tripoli, PM Baru Libya Resmi Mulai Pemerintahan

Libya, ARRAHMAHNEWS.COM Kepala pemerintahan baru, yang ditunjuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Libya, Fathi Bashagha, mengumumkan kembalinya dirinya ke ibu kota negara itu, Tripoli.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Bashagha mengkonfirmasi bahwa dirinya akan mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi masalah hari ini, Selasa (17/05).

BACA JUGA:

Kantor media Bashagha telah mengumumkan kedatangannya di Tripoli sebagai persiapan untuk memulai pekerjaan pemerintahannya disana, dikutip ArabicRT.

Jul 6, 2022

Abdel Hamid Dabaiba

Dalam konteks yang sama, muncul kabar kepergian Perdana Menteri Pemerintah Persatuan Nasional, Abdel Hamid Dabaiba, dari Tripoli, didampingi delegasinya, beberapa jam sebelum masuknya Bashagha.

Di ibu kota, terdengar suara tembakan dengan senjata sedang dan ringan, yang belum diketahui sumbernya.

Bashagha telah berulang kali mencoba merebut kekuasaan di ibu kota, Tripoli, tetapi Abdel Hamid Dabaiba, yang diangkat sebagai perdana menteri tahun lalu, menolak untuk menyerahkan kekuasaan.

Sebelumnya, Perdana Menteri yang ditunjuk dari Parlemen Libya, Fathi Bashagha, meluncurkan inisiatif untuk dialog nasional yang komprehensif , menyerukan dialog dalam kerangka rekonsiliasi nasional yang mencakup berbagai kekuatan politik, sosial dan militer.

Setelah pemerintahannya mengadakan pertemuan ketiga di kota Derna, Bashagha menekankan bahwa inisiatifnya bertujuan untuk “melestarikan kedaulatan Libya, mencegah campur tangan asing dalam segala bentuknya dari semua pihak, dan mencapai aspirasi rakyat Libya dalam mengadakan pemilihan.”

Fragmentasi di Libya meningkat selama beberapa bulan terakhir, dengan pembentukan dua otoritas eksekutif yang bersaing: pemerintah baru yang ditunjuk oleh Parlemen yang dipimpin oleh Fathi Bashagha, dan pemerintah yang dihasilkan dari perjanjian yang disponsori PBB, yang berbasis di Tripoli dan dipimpin oleh Abdel Hamid al- Dabaiba.

Bulan lalu, Bashagha mengeluarkan surat edaran yang melarang pelaksanaan keputusan pemerintah persatuan nasional yang dipimpin oleh Dabaiba. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: