Headline News

Hamas Kecam Serangan Brutal Israel ke Prosesi Pemakaman

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Hamas mengutuk keras serangan kejam rezim Israel baru-baru ini terhadap prosesi pemakaman yang diadakan untuk seorang pemuda Palestina. Organisasi perlawanan itu bersumpah bahwa serangan biadab tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan pada hari Selasa (17/05) bahwa polisi Israel “bersenjata berat” menyerbu prosesi pemakaman yang diadakan di kota suci al-Quds yang diduduki pada hari Senin.

BACA JUGA:

Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan sedikitnya 71 warga Palestina terluka dalam serangan itu, di mana pasukan rezim menembakkan peluru baja berlapis karet dan tabung gas air mata ke para pengusung jenazah. Pasukan juga memukuli pelayat dan mengerahkan granat kejut ke arah mereka, dikutip PressTV.

Jul 5, 2022

prosesi pemakaman Shireen

Bereaksi terhadap kebiadaban Israel, gerakan perlawanan Palestina yang berbasis di Jalur Gaza menyebut serangan itu “tindakan terorisme oleh Zionis.”

“Kekerasan ini,” kata Hamas, “akan dihadapi dengan keteguhan, perlawanan, dan konfrontasi habis-habisan dari pihak Palestina.”

Korban berusia 23 tahun, bernama Waleed Sharif, sebelumnya menyerah pada luka yang ia terima dalam serangan Israel di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua al-Quds selama Ramadhan. Bulan puasa kemarin menjadi saksi peningkatan signifikan dalam kekerasan rezim terhadap jamaah Palestina, yang akan mengunjungi situs tersebut.

Di antara korban serangan terhadap para pelayat pada Hari Senin, “13 warga Palestina membutuhkan rawat inap,” termasuk dua yang menderita cedera mata. Puluhan warga Palestina juga dilaporkan ditahan selama serangan itu.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah serangan agresi serupa dilakukan oleh pasukan rezim terhadap pelayat Palestina yang membawa peti jenazah Shireen Abu Akleh. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: