Headline News

Sekjen Hizbullah: Perlawanan Raih Kemenangan Besar dalam Pemilihan

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris jenderal gerakan perlawanan Hizbullah mengatakan bahwa pemungutan suara parlemen pada hari Minggu kemarin adalah pertempuran melawan gerakan tersebut, dan gerakan perlawanan berhasil mencapai “kemenangan besar” dalam pemilihan.

Dalam sambutannya Rabu malam, Sayyid Hassan Nasrallah mengatakan jumlah pemilih yang besar dan hasil pemilu menyampaikan pesan kepatuhan dan komitmen rakyat terhadap perlawanan.

Ia mengatakan dukungan besar untuk Hizbullah dan sekutunya dalam pemilihan menunjukkan komitmen rakyat untuk jalan perlawanan.

Jul 6, 2022

Nasrallah mengatakan setelah bertahun-tahun kampanye agresif menargetkan perlawanan yang dipelopori oleh Amerika, jumlah suara dan anggota parlemen telah meningkat untuk Hizbullah dan sekutunya di negara Arab tersebut.

BACA JUGA:

Pemimpin Hizbullah itu lebih lanjut mengatakan bahwa bertentangan dengan klaim, tidak ada satu pun blok di parlemen yang dapat mengklaim mayoritas dalam pemilihan, menambahkan bahwa tidak ada partai politik yang jujur yang membuat klaim itu.

“Keuntungan tidak memiliki satu partai atau kelompok yang memiliki mayoritas di parlemen,” tegasnya, “membuat semua orang sama-sama bertanggung jawab.”

Ia lebih lanjut mengatakan sifat krisis di Lebanon tidak memungkinkan satu kelompok untuk menyelesaikan krisis sendirian bahkan jika mereka memiliki mayoritas, menyerukan kerja sama antara semua kelompok yang berbeda.

Ia juga membantah kebohongan yang dipromosikan oleh oposisi, termasuk bahwa blok perlawanan berusaha untuk menunda pemilihan, bahwa pemilihan diadakan di bawah kehadiran senjata Hizbullah, dan pengaruh Iran.

BACA JUGA:

“Kita melihat kedutaan Amerika dan daftar pemilih yang dibuat di sana. Kita melihat duta besar Saudi dan kantong uang yang dihabiskan. Apakah ada yang melihat Iran mengganggu dalam pemilihan itu,” katanya.

Nasrallah menyerukan untuk mengubah undang-undang pemilu saat ini, dengan mengatakan bahwa tidak seharusnya beberapa orang bisa memenangkan kursi di parlemen dengan 500 suara sementara yang lain yang mendapatkan ribuan suara tidak mencapai parlemen.

Ia menambahkan bahwa ada beberapa reformasi yang perlu dilakukan dalam proses pemilu seperti memungkinkan orang di atas usia 18 untuk memilih. Pembagian distrik juga harus diubah dan diganti dengan menjadikan Lebanon sebagai distrik pemilihan tunggal. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: