Arab Saudi

Abdulmalik Houthi: Musuh Berupaya Tabur Perselisihan antar Orang Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Ketua Ansarallah Yaman, Sayyid Abdul-Malik Al-Houthi, pada Hari Rabu melalui konferensi video bertemu dengan delegasi besar dari Kegubernuran Ibb, Yaman, di mana ia menyuarakan harapannya agar Ibb menjadi contoh hidup koeksistensi di mana orang-orang menjembatani kesenjangan antara satu sama lain.

“Musuh menggunakan berbagai cara untuk menabur perselisihan dan memperlebar kesenjangan [antara orang-orang Yaman],” ujar Sayyid Al-Houthi mengatakan kepada orang-orang dari provinsi yang terletak 200 km di Selatan Sana’a.

Ia juga meminta orang-orang dan pejabat Ibb untuk mengerahkan semua upaya guna melindungi rakyat Yaman dari propaganda dan disinformasi yang mungkin digunakan koalisi pimpinan Saudi untuk melayani kepentingan mereka di negara yang telah berperang selama tujuh tahun.

Sayyid Al-Houthi menekankan keinginannya untuk melindungi keamanan dan stabilitas sosial di Ibb melalui rekonsiliasi dan kerja sama antara pejabatnya, menegaskan peran penting pihak berwenang dalam menangani tanggung jawab mereka dalam hal memperbaiki dan memelihara infrastruktur provinsi.

BACA JUGA:

Pejabat tinggi Yaman itu menyoroti perlunya merawat sektor pertanian negara itu, yang kelalaian atas hal ini menyebabkan “bangsa kita berada di antara negara-negara yang ketahanan pangannya paling berisiko.”

Sayed Houthi menyuarakan harapannya bahwa pihak berwenang di Ibb sangat memperhatikan pertanian di kegubernuran itu sehingga rakyat Yaman bisa mendapatkan keuntungan dari kesuburan tanahnya.

Jul 7, 2022

Mengenai gencatan senjata yang terjadi antara Arab Saudi dan Sanaa, Sayyid Al-Houthi mengatakan, “Musuh, sehubungan dengan gencatan senjata, membuat pernyataan tentang kesiapan militer mereka, yang mencerminkan bagaimana mereka akan memulai tahap yang akan datang […] aransemen terbaru musuh ini dibangun di atas semua kerugian yang mereka derita selama tahap terakhir.”

Ia mengomentari Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang baru dengan tautan ke koalisi pimpinan Saudi, yang dibentuk bulan lalu, dengan mengatakan, “Ketika musuh berhasil memaksakan salah satu agen mereka pada rakyat Yaman, ia digulingkan dengan cara yang memalukan. “

BACA JUGA:

Dewan baru INI “adalah segelintir penjahat, pengkhianat, dan pencuri yang mereka ditunjuk oleh keputusan asing,” katanya, mengungkapkan bahwa beberapa pejabat yang ditunjuk oleh kekuatan asing terkejut dengan keputusan itu sendiri.

“Kami tidak dapat menerima untuk dikendalikan oleh keputusan AS, dan mereka yang mengizinkan pengambilan keputusan dilakukan oleh pejabat Saudi atau UEA adalah pengkhianat,” tambah Al-Houthi.

Dia juga menyinggung gelombang normalisasi dengan pendudukan Israel di wilayah tersebut, menekankan bahwa mereka yang mempelopori agresi terhadap Yaman juga memimpin upaya normalisasi dengan pendudukan Israel.

“Tujuan musuh adalah untuk merampas kekuasaan rakyat kita sehingga mereka lebih mudah dikendalikan,” katanya, menggarisbawahi bahwa rakyat Yaman memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan mereka dari campur tangan asing dalam urusan negara mereka. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: