Headline News

Qais Khazali: Ada Upaya Jerumuskan Irak ke Kekacauan Politik

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin kelompok perlawanan Asa’ib Ahl al-Haq, yang merupakan bagian dari Unit Mobilisasi Populer Irak atau Hashd al-Sha’abi, memperingatkan adanya upaya “mencurigakan” untuk menimbulkan kerusuhan dan menjerumuskan negara Arab itu ke dalam kekacauan politik. .

“Hitungan mundur untuk menyeret Irak ke pusaran [politik] melalui demonstrasi dan kerusuhan publik telah dimulai,” kata Qais al-Khazali dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi berbahasa Arab al-Ahed Irak, pada Sabtu malam.

“Satu-satunya tujuan demonstrasi tersebut adalah untuk memicu bentrokan bersenjata dengan kedok perlawanan dan perjuangan,” tambahnya.

“Selama beberapa hari terakhir, Erbil telah menjadi tempat berkembang biak bagi kelompok militan, yang tujuan utamanya adalah untuk memprovokasi konflik. Kelompok-kelompok ini dilatih dan dipersenjatai di Erbil dan ditampung di hotel bintang lima,” kata kepala Asa’ib Ahl al-Haq ini.

Jul 7, 2022

“Saat ini, sebuah kelompok mencoba menciptakan gelombang kerusuhan dan ketidakamanan hanya di provinsi tengah dan selatan Irak,” kata Khazali.

BACA JUGA:

Provinsi-provinsi selatan dan tengah Irak, khususnya Baghdad (ibu kota), telah menyaksikan demonstrasi massal sejak Oktober 1998 sebagai protes atas korupsi pemerintah, kemiskinan, kurangnya fasilitas, pengangguran dan diskriminasi, yang berlanjut dengan desakan dan intensitas para pengunjuk rasa. Protes dan insiden berdarah menyebabkan pengunduran diri Adel Abdul-Mahdi sebagai Perdana Menteri.

Setelah itu, Irak relatif tenang selama satu setengah tahun, hingga beberapa bulan lalu, ketika hasil pemilihan parlemen diumumkan dan berbagai bagian negara bangkit untuk memprotes kecurangan pemilu.

Demonstrasi anti-pemerintah mencengkeram ibu kota Irak, Baghdad, dan kemudian melanda beberapa kota lain pada akhir 2019. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: