Fokus

Qaani: Israel Tak Berani Tembakkan Satu Peluru pun ke Hizbullah

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Komandan tertinggi Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, Rezim Israel tidak bisa mengumpulkan keberanian untuk menembakkan “bahkan satu pelurupun” ke arah gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon.

Dalam sambutannya pada Selasa malam, Brigadir Jenderal Ismail Qaani memuji para anggota muda kelompok perlawanan Lebanon atas perjuangan heroik mereka melawan rezim pendudukan di Tel Aviv.

BACA JUGA:

“Hari ini, rezim Zionis tidak berani menembakkan satu peluru pun ke salah satu remaja dan pemuda Hizbullah,” kata Qaani, dikutip PressTV.

Jul 6, 2022

Jenderal Ismail Qaani

Ia mengingatkan bahwa “tahun lalu, salah satu (pejuang) Hizbullah menjadi martir di Suriah karena tindakan agresi oleh rezim Zionis kriminal” dan bahwa kelompok perlawanan menyatakan akan “membalas.”

Setelah membuat deklarasi, ia menambahkan, “Anda tidak dapat menemukan satu orang pun berseragam perwira di front Zionis [karena] mereka semua bersembunyi.”

Sebuah surat kabar Israel mengatakan bahwa Hizbullah memiliki persediaan lebih dari 100.000 rudal yang dapat menimbulkan ancaman serius bagi Israel, dan rezim ini memiliki jalan panjang sebelum situasi berubah.

Mengacu pada penarikan Israel dari Lebanon selatan pada 25 Mei 2000, ia mengatakan bahwa para pejuang Hizbullah berhasil memaksa militer Israel keluar dan mengakhiri pendudukan rezim selama lebih dari dua dekade dengan senjata primitif mereka terhadap senjata canggih Israel.

Kelahiran Hizbullah, menurut komandan senior Iran itu, adalah salah satu dari banyak berkah pembebasan kota Khorramshahr di barat daya Iran selama perang Iran-Irak pada 1980-an.

BACA JUGA:

“Mereka yang dididik di sekolah mendiang pendiri Republik Islam Imam Khomeini, dengan budaya pembebasan Khorramshahr, berhasil membebaskan Lebanon selatan,” tegasnya.

Khorramshahr adalah kota pertama yang direbut oleh Irak tak lama setelah mantan diktator Irak Saddam Hussein melancarkan perang melawan Iran yang berlangsung selama delapan tahun dan berakhir dalam gencatan senjata pada 1988 tanpa keuntungan bagi Irak.

Iran membebaskan Khorramshahr pada 24 Mei 1982, dalam apa yang tercatat dalam sejarah sebagai titik balik dalam perjalanan perang Iran-Irak yang mengubah nasib perang dan menghentikan pasukan Irak dari membuat serangan lebih lanjut ke tanah Iran. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: