Fokus

Inilah Efek Ancaman Hizbullah Terbaru ke Israel

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Pengadilan distrik Zionis menegakkan larangan ritual Israel di Masjid Al-Aqsha pada Rabu malam, membatalkan keputusan pengadilan yang lebih rendah yang dikeluarkan awal pekan ini, yang tampaknya mengizinkan aktivitas semacam itu.

“Tidak perlu melebih-lebihkan sensitivitas Temple Mount yang merupakan salah satu tempat paling eksplosif di Timur Tengah jika bukan di seluruh dunia,” tulis Hakim Einat Avman-Moller.

BACA JUGA:

Sebelumnya pada hari Minggu, ‘Pengadilan Magistrate’ pendudukan ‘Israel’ mencabut ‘pembatasan yang dikenakan pada para pemukim, termasuk perintah untuk mengeluarkan mereka dari kota tua al-Quds, setelah mereka melakukan ritual Talmud di halaman suci Masjid al-Aqsha.

Jul 6, 2022

Masjidil Aqsha

Sementara itu, orang-orang Yerusalem (Al-Quds) selalu menghadapi serangan tak henti-hentinya dari para pemukim Zionis di Masjid suci al-Aqsha.

Sesaat sebelum keputusan pembatalan pengadilan Israel, Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah memperingatkan dalam pidato yang menandai peringatan 22 tahun kemenangan 25 Mei bahwa setiap kerusakan terhadap masjid Al-Aqsha akan menyebabkan konsekuensi yang mengerikan karena masalah tersebut memprovokasi sentimen Islam.

BACA JUGA:

“Perlawanan Palestina dengan suara bulat dalam menanggapi, dan hal-hal dapat menyebabkan ledakan besar di dalam Palestina. Setiap serangan terhadap Masjid al-Aqsha dan Kubah Batu akan meledakkan wilayah tersebut karena memprovokasi setiap orang yang merdeka dan terhormat,” ungkap Sayyid Nasrallah memperingatkan.

Pada hari yang sama, Hamas dan faksi perlawanan Palestina lainnya juga memperingatkan perintah pengadilan ‘Israel’ yang mengizinkan pemukim Zionis melakukan ritual Talmud di halaman masjid suci di kota al-Quds yang diduduki tersebut. (ARN)

Sumber: Al-Manar

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: