Hot News

Iran Sentil Turki Soal Invasi Militernya ke Suriah dan Irak

Tehran, ARRAHMAHNEWS.COM – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan Republik Islam menentang penggunaan aksi militer terhadap negara-negara kawasan, dan menekankan bahwa satu-satunya cara untuk meredakan kekhawatiran keamanan Turki adalah melalui dialog, daripada agresi ke negara tetangga Suriah dan Irak.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan meluncurkan operasi militer baru di Suriah dengan tujuan mengamankan perbatasan selatan Turki.

BACA JUGA:

 

“Republik Islam Iran menentang setiap tindakan militer dan penggunaan kekuatan di wilayah negara lain dengan tujuan menyelesaikan perselisihan diantara mereka, dan menganggapnya sebagai pelanggaran integritas teritorial dan kedaulatan nasional negara-negara tersebut,” kata Khatibzadeh pada hari Sabtu.

Jul 5, 2022

Jubir Kemenlu Iran, Saeed Khatibzadeh

Khatibzadeh mengatakan penggunaan kekuatan akan semakin memperumit situasi, meningkatkan ketegangan, dan menyebabkan bencana kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dia lebih lanjut mengatakan Republik Islam memahami masalah keamanan Turki, satu-satunya cara untuk mengurangi kekhawatiran tersebut adalah melalui dialog dan menghormati perjanjian bilateral dengan tetangga serta kesepakatan yang dicapai dalam proses perdamaian Astana untuk mengakhiri krisis Suriah.

Juru bicara itu menambahkan bahwa Republik Islam siap membantu “mencegah eskalasi krisis dan konflik apa pun yang korbannya hanya warga sipil yang tak berdaya.” (ARN)

Sumber: PressTV

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: