Amerika

Sanksi Konyol AS ke Korut Pasca Veto Rusia-China

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi baru yang menargetkan Korea Utara menyusul peluncuran rudal balistik barunya. Departemen Keuangan AS memberlakukan sanksi itu pada hari Jumat terhadap dua bank Rusia, sebuah perusahaan Korea Utara dan seseorang yang dituduh mendukung program senjata Korea Utara.

Departemen mengatakan Washington mengkriminalisasi setiap transaksi dengan bank-bank Rusia tertentu, termasuk Bank Timur Jauh dan Bank Sputnik.

BACA JUGA:

Pejabat senior Departemen Keuangan Brian Nelson mengatakan bank-bank tersebut menjadi sasaran karena mereka “secara sadar memberikan layanan keuangan yang signifikan” ke Korea Utara, yang secara resmi dikenal sebagai Republik Rakyat Demokratik Korea.

Jul 6, 2022

Kim Jong-Un, Korut

Departemen tersebut juga memberikan sanksi kepada perusahaan perdagangan yang berafiliasi dengan maskapai penerbangan negara Air Koryo, yang sudah berada di bawah sanksi, serta Jong Yong Nam, yang diduga bekerja di Belarusia yang bersekutu dengan Moskow untuk badan penelitian senjata Korea Utara.

“Amerika Serikat akan terus menerapkan dan menegakkan sanksi yang ada sambil mendesak DPRK untuk kembali ke jalur diplomatik dan meninggalkan pengejaran senjata pemusnah massal dan rudal balistik,” kata Nelson dalam sebuah pernyataan yang dikutip Al-Manar.

Pada hari Rabu, Korea Utara meluncurkan setidaknya tiga rudal balistik menuju perairan lepas pantai timur satu demi satu.

Sehari kemudian, AS gagal dalam mendorong PBB untuk sanksi baru terhadap Korea Utara setelah China dan Rusia memveto resolusi rancangan AS. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: