Arab Saudi

Menhan Yaman: Militer Kami Sepenuhnya Siap Lawan Operasi Saudi

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Pertahanan Yaman Mohamed al-Atifi mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman sepenuhnya siap dan siaga untuk menghadapi setiap opsi militer dari pihak koalisi Saudi.

Mengutuk pelanggaran gencatan senjata yang dinyatakan PBB oleh koalisi Saudi, al-Atifi menyatakan, “Kami memberi tahu negara-negara agresi bahwa apa yang mereka impikan tidak akan menjadi kenyataan dan masa depan mereka akan lebih menyakitkan daripada masa lalu mereka”.

BACA JUGA:

“Kami sepenuhnya siap untuk pertempuran dalam menghadapi keadaan darurat apa pun, dan kami siap untuk semua opsi militer,” tambahnya.

Jul 7, 2022

Menteri Pertahanan Yaman Mohamed al-Atifi

Sumber berita pada hari Rabu (01/06) melaporkan bahwa koalisi Saudi telah melanggar gencatan senjata kemanusiaan-militer di Yaman 111 kali selama hari terakhir.

Sebuah sumber militer Yaman mengatakan bahwa pelanggaran tersebut termasuk penerbangan drone koalisi Saudi dan pesawat mata-mata di berbagai provinsi Yaman, termasuk Taiz, Marib dan Sa’ada.

Menurut sumber itu, Tentara bayaran Saudi mendirikan benteng tempur di sekitar kota Ma’rib dan menargetkan posisi pasukan tentara dan komite populer di Jazan. Gencatan senjata di provinsi Yaman lainnya juga dilanggar oleh koalisi Saudi.

Arab Saudi melancarkan perang yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015 bekerja sama dengan sejumlah sekutunya dan dengan dukungan Amerika Serikat dan beberapa negara Barat, untuk mengembalikan rezim Abd Rabbuh Mansour Hadi yang bersahabat dengan Riyadh ke tampuk kekuasaan dan menghancurkan gerakan perlawanan Ansarullah, yang telah menjalankan negara disaat tidak adanya pemerintahan yang efektif di Yaman.

Perwakilan Khusus PBB Hans Grundberg baru-baru ini mengumumkan gencatan senjata dua bulan di Yaman yang dimulai pada 1 April.

Pelanggaran yang meluas terhadap gencatan senjata sementara telah mengakibatkan kesyahidan dan cederanya sejumlah warga sipil dan kerusakan pada pertanian dan properti mereka. (ARN)

Sumber: Al-AhedNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: