Artikel

Palestina: Negeri Perlawanan dan Bangsa Penghancur Mimpi Israel

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Meningkatnya kekerasan pendudukan Israel terutama di wilayah pendudukan Yerusalem dan Masjid Al-Aqsha, mendapat perlawanan yang juga meningkat dari bangsa dan para pejuang Palestina, menimbulkan guncangan di jajaran pemegang keputusan di Tel Aviv.

Membahas hal ini, sebuah opini di Al-Ahed menyebut bahwa bangsa dari tanah yang diduduki sejak 19947 ini, akan menjadi penghancur mimpi Israel. Beberapa diantaranya sebabnya adalah:

Jul 7, 2022

Palestina Masih Jadi Isu Membara Bagi Umat Islam Dunia.

Isu Palestina adalah isu terpenting dunia Islam. Tidak ada masalah internasional lain di dunia Muslim yang lebih penting daripada isu tersebut, karena pendudukan penjajah atas Palestina dan kota suci al-Quds, atas bagian yang merupakan milik umat Islam, adalah sumber dari banyak kelemahan dan masalah yang dihadapi umat ini.

Poros Intifadah Masjid Al-Aqsa adalah kota suci al-Quds. Dengan kata lain, percikan yang memicu kemarahan rakyat Palestina adalah penghinaan zionis terhadap masjid suci ini. Setelah menyadari misi besar mereka untuk menjaga kesucian salah satu situs Islam yang paling suci, orang-orang Palestina memasuki arena perjuangan melawan Zionis.

Pendudukan Palestina: Keinginan Lama Barat

Kekuatan Barat tertentu selalu ingin menduduki Palestina dan kota suci al-Quds, dan fakta bahwa mereka memaksakan Perang Salib yang panjang pada umat Islam adalah tanda yang jelas dari keserakahan mereka untuk tanah suci ini.

Setelah Sekutu mengalahkan Ottoman dan memasuki al-Quds, beberapa komandan mereka berkata, “Hari ini Perang Salib berakhir!”

Intifada Palestina menghancurkan semua perhitungan ‘Israel’

Poin kedua yang sangat penting adalah bahwa pemberontakan (intifadah) ini telah menghancurkan semua perhitungan dari rezim Zionis perebut ini. Ini karena perhitungan mereka didasarkan pada asumsi, seiring waktu rakyat Palestina akan kehilangan energi dan tekad untuk melawan setelah tekanan awal dan setelah pengasingan lebih dari setengah penduduk Palestina.

Kekalahan ‘Israel’ dalam perang 33 hari dan 22 hari: Tanda-tanda Keruntuhan

Dua peristiwa penting adalah kekalahan militer dan politik rezim Zionis yang tak terbayangkan melawan Perlawanan Islam Lebanon dalam perang 33 hari di Lebanon, dan kekalahan memalukan yang dihadapi rezim ini dalam perang 22 hari terhadap rakyat dan pemerintah sah Palestina di Gaza.

Perlawanan Rakyat Palestina: Penghalang Jalan Israel

Tentu saja, bangsa Palestina itu kuat, dan rakyatnya selalu membuktikannya. Bangsa Palestina telah membuktikan bahwa mereka memiliki kekuatan untuk melawan. Mereka telah membuktikan bahwa mereka sangat termotivasi dan tidak diragukan lagi akan mematahkan gigi agresor yang brutal dan haus darah.

Dengan perlawanan dan ketabahannya, bangsa Palestina telah menciptakan masalah besar dan tak terpecahkan bagi entitas Zionis palsu dan perampas, masalah yang tidak pernah dihadapi rezim palsu ini selama 50 tahun terakhir.

Tekanan demi tekanan yang diberikan oleh Zionis dan pendukungnya terhadap rakyat Palestina yang tertindas adalah karena gerakan dan pemberontakan mereka telah menciptakan masalah arogansi dan kolonialisme global yang sedemikian rupa sehingga semua perhitungan mereka telah hancur. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: