Hot News

Sengketa Gas Israel-Lebanon, Lingkaran Zionis Ketar-ketir

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM – Pejabat Israel memperingatkan bahwa pemerintah harus mengambil sikap terhadap Libanon mengenai pertikaian maritim, media Zionis melaporkan pada hari Senin.

Rezim Zionis telah memindahkan sebuah kapal produksi ke ladang gas alam yang diklaim oleh Lebanon, mendorong peringatan keras dari para pejabat di Beirut, bahwa setiap kegiatan pengeboran di daerah yang disengketakan dianggap sebagai tindakan permusuhan.

Baca:

Kapal – yang dikenal sebagai kapal produksi, penyimpanan dan pembongkaran terapung – tiba di ladang lepas pantai Karish pada Minggu dan akan mulai beroperasi pada September, kata kementerian energi Israel dalam sebuah pernyataan.

Tentara Israel juga mengumumkan penyebaran sistem pertahanan rudal di daerah tersebut, dan menambahkan bahwa kapal perang dan kapal selam mengawal kapal produksi.

Mengomentari perkembangan tersebut, lingkaran Zionis menyuarakan keprihatinan, menyerukan para pengambil keputusan untuk memperhitungkan ancaman sebelumnya yang dibuat oleh Sekretaris Jenderal Hizbullah Hasan Nasrallah- terhadap aktivitas Israel di zona yang disengketakan-secara serius, media Israel melaporkan.

Lingkaran Zionis mengakui bahwa rezim Israel tidak dapat memaksakan kondisinya sendiri karena pihak lain (Hizbullah) kuat dan bahwa kedatangan kapal dapat memiliki dampak yang berbahaya, editor Al-Manar untuk urusan Israel Ahmad Ammar melaporkan, mengutip media Israel.

“Kami mendengar dengan jelas dan mengkhawatirkan ancaman dari Hizbullah yang mengatakan tidak akan mengizinkan Israel mengebor gas dan minyak di wilayah yang disengketakan. Israel harus mendengarkan dengan baik ancaman yang dibuat di Lebanon,” Ohad Hemo, reporter Israel untuk masalah Arab mengatakan dalam komentarnya di Saluran 12 Israel.

Sementara itu, reporter Or Heller mengatakan bahwa tentara pendudukan siap secara militer untuk menghadapi ancaman yang dibuat oleh Hizbullah dan pejabat Lebanon. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: