Amerika

Pentagon: AS Danai 46 Fasilitas Biolab di Ukraina

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Pentagon pada Hari Kamis (09/06) mengungkap bahwa Pemerintah AS mendukung 46 fasilitas penelitian biologi di Ukraina selama 20 tahun terakhir.

Pada pernyataannya, militer AS ini menuduh Rusia dan China “menyebarkan disinformasi dan menabur ketidakpercayaan” tentang upaya Washington membersihkan dunia dari senjata pemusnah massal (WMD).

BACA JUGA:

Dalam sebuah dokumen berjudul ‘Lembar Fakta tentang Upaya Pengurangan Ancaman WMD’, Departemen Pertahanan AS untuk pertama kalinya mengungkap jumlah spesifik fasilitas yang disponsori pemerintahnya di Ukraina.

Jul 7, 2022

Pentagon

Namun Pentagon mengklaim bahwa fasilitas ini adalah bagian dari proyek kesehatan masyarakat yang damai dan tidak fokus pada pengembangan senjata biologis. Mereka mengatakan bahwa AS telah “bekerja secara kolaboratif untuk meningkatkan keselamatan biologis, keamanan, dan pengawasan penyakit untuk kesehatan manusia dan hewan Ukraina,” dengan memberikan dukungan kepada “46 laboratorium Ukraina yang damai, fasilitas kesehatan, dan situs diagnostik penyakit selama dua dekade terakhir.”

Program-program ini seharusnya berfokus pada “meningkatkan kesehatan masyarakat dan langkah-langkah keamanan pertanian di nexus nonproliferasi.”

Pentagon bersikeras bahwa pekerjaan biolab ini “sering” dilakukan bekerja sama dengan organisasi seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), dan bahwa mereka “konsisten dengan praktik internasional dan norma terbaik dalam menerbitkan hasil penelitian, bermitra dengan rekan internasional dan organisasi multilateral, dan menyebarluaskan penelitian dan temuan kesehatan masyarakat mereka.”

BACA JUGA:

Kenyataannya, menurut militer Rusia, hanya tiga laboratorium di Ukraina yang memiliki persyaratan keselamatan yang diperlukan untuk melakukan jenis penelitian yang diklaim Pentagon.

Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala Pasukan Perlindungan Radioaktif, Kimia, dan Biologis, merujuk sumber-sumber pemerintah Ukraina untuk menunjukkan sejumlah kesulitan di salah satu lokasi di Odessa, sebagai contoh.

Militer Rusia mempresentasikan bukti keterlibatan Pentagon dalam mendanai laboratorium di Ukraina pada bulan Maret. Pada awal Mei, Kirillov menuduh Ukraina melancarkan serangan biologis terhadap wilayah Lugansk yang memisahkan diri dan melakukan “eksperimen tidak manusiawi” pada pasien Ukraina. Bukti lebih lanjut menunjukkan upaya untuk mempersenjatai drone guna menyebarkan patogen, dan upaya untuk menghancurkan bahan yang membahayakan setelah operasi militer Rusia dimulai pada Februari.

Komite Investigasi Rusia menyimpulkan bahwa AS telah menggelontorkan lebih dari 224 juta dolar untuk penelitian biologi di Ukraina antara tahun 2005 dan awal 2022. Moskow menambahkan bahwa raksasa farmasi Barat, organisasi nirlaba, dan bahkan Partai Demokrat AS semuanya ambil bagian dalam skema tersebut.

BACA JUGA:

Meskipun bukti menunjukkan sebaliknya, AS menuduh bahwa mereka memiliki “persetujuan penuh” dari pemerintah Rusia untuk mempekerjakan “ribuan mantan ilmuwan senjata biologi Rusia untuk melakukan proyek penelitian biologi damai dengan tujuan kesehatan masyarakat.”

Militer AS tersebut menyatakan di tempat lain dalam memo tersebut, bahwa mereka berusaha untuk menyediakan pekerjaan sipil yang berkelanjutan bagi para ilmuwan dengan “pengetahuan terkait senjata” untuk “menghapus keinginan mencari atau menerima pekerjaan, dan pendanaan dari teroris atau aktor negara lainnya.”

Pentagin lebih jauh menuduh Rusia berusaha melemahkan pekerjaan mereka dengan menyebarkan disinformasi dan menabur ketidakpercayaan pada orang-orang dan institusi di seluruh dunia yang berkontribusi pada pengurangan ancaman WMD.” (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: