Headline News

Jihad Islam Kecam Kunjungan Bennett ke UEA

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Gerakan perlawanan Palestina, Jihad Islam, mengecam keras kunjungan terakhir perdana menteri Israel ke Uni Emirat Arab (UEA), dengan mengatakan bahwa kengototan Abu Dhabi untuk memperluas hubungan dengan Tel Aviv sama dengan menutup mata terhadap penderitaan rakyat Palestina.

Tariq Salmi, juru bicara Jihad Islam, dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (09/06) yang dikutip PressTV, mengatakan bahwa kedekatan negara Arab itu dengan rezim Israel yang terus berkembang, menunjukkan penghinaan terhadap kehidupan bangsa Palestina.

BACA JUGA:

Dia berkata bahwa kengototan untuk normalisasi hubungan dan pembentukan hubungan sepenuhnya dengan musuh Israel sama dengan pengabaian terhadap semua bentuk penderitaan yang dialami warga Palestina, sebagai akibat dari meningkatnya agresi dan terorisme Zionis di al-Quds dan Tepi Barat.

Jul 7, 2022

PM Israel dan Petinggi UEA

Kunjungan Naftali Bennett ke Abu Dhabi pada hari Kamis adalah perjalanan resmi keduanya ke negara Teluk Persia itu sejak kedua belah pihak secara resmi menormalkan hubungan mereka pada tahun 2020 di bawah apa yang disebut Kesepakatan Abraham yang ditengahi oleh presiden AS saat itu, Donald Trump.

Bahrain, Maroko, dan Sudan adalah negara lain yang menormalkan hubungan dengan rezim Tel Aviv saat itu.

Sebuah pernyataan dari kantor Bennett mengatakan pemimpin Israel itu akan bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dan bahwa keduanya akan membahas “berbagai masalah regional,” dengan Iran kemungkinan akan menjadi agenda utama.

Dalam pernyataan video yang direkam sebelum memulai perjalanan, Bennett memuji negara-negara yang merancang dan mengadopsi resolusi anti-Iran pada pertemuan dewan gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina pada hari Rabu. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: