Amerika

Iran, China, Rusia Kecam AS atas Kebuntuan Negosiasi Doha

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Iran mengecam Amerika Serikat karena menolak untuk memperbaiki kesalahan mereka setelah negosiasi dua hari di ibukota Qatar untuk membahas cara menghapus sanksi terhadap Republik Islam, yang berakhir Rabu kemarin.

Para diplomat yang berbicara di Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis kemarin khawatir pada anggapan kurangnya kemajuan setelah Iran dan pihak Eropa mengatakan mereka akan tetap berhubungan “tentang kelanjutan masalah dan tahap pembicaraan selanjutnya”.

BACA JUGA:

Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht-Ravanchi, bagaimanapun, mengatakan kepada dewan bahwa pembicaraan terakhir adalah positif dan Republik Islam siap untuk mencapai kesepakatan, tetapi semuanya tergantung pada AS untuk membuat keputusan.

Iran, China, Rusia Kecam AS atas Kebuntuan Negosiasi Doha

Sidang PBB

“Iran telah menuntut jaminan yang dapat diverifikasi dan objektif dari AS bahwa JCPOA tidak akan ditorpedo lagi, bahwa AS tidak akan melanggar kewajibannya lagi, dan bahwa sanksi tidak akan dikenakan kembali dengan dalih atau sebutan lain,” katanya kepada dewan.

“Kami tulus dalam pembicaraan Doha yang serius dan positif,” katanya. “Tim perunding kami siap untuk terlibat lagi secara konstruktif untuk menyimpulkan dan mencapai kesepakatan.”

Diplomat China dan Rusia juga menyalahkan Amerika Serikat, dengan perwakilan Beijing mendesak Washington untuk menghapus sanksi sepihak AS terhadap Iran.

“Memang kebijakan tekanan maksimum (Trump) terhadap Iran, yang terus dianut oleh pemerintah AS, adalah penyebab utama dari semua masalah yang saat ini mengganggu JCPOA,” kata Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy.

BACA JUGA;

China mengatakan AS harus menanggapi kekhawatiran sah Iran dan memperbaiki kesalahan masa lalu.

“Kami berharap pihak-pihak terkait akan meningkatkan upaya diplomatik, menemukan titik temu pada isu-isu yang beredar pada perjanjian awal dan menghilangkan hambatan untuk melanjutkan kepatuhan penuh,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian di Beijing, pada Hari Kamis.

“Sebagai pihak yang menciptakan masalah nuklir Iran, AS perlu memperbaiki kesalahannya, secara aktif menanggapi kekhawatiran yang sah dari pihak Iran dan bekerja untuk mencapai hasil dari negosiasi untuk melanjutkan kepatuhan dengan JCPOA pada perjanjian awal,” tambahnya.

Sumber: PressTV

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: