Eropa

Menhan Rusia Sampaikan ke Putin tentang Pembebasan Lugansk

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memberi tahu Presiden Rusia Vladimir Putin tentang kendali penuh Lyschansk dan pembebasan wilayah Republik Rakyat Lugansk. Kementerian Pertahanan mengumumkan hal ini melalui sebuah pernyataan.

“Hari ini, 3 Juli 2022, Menteri Pertahanan Federasi Rusia, Sergei Shoigu, memberi tahu Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, Vladimir Putin, tentang pembebasan Republik Rakyat Lugansk,” bunyi pernyataan itu.

“Shoigu memberi tahu presiden bahwa sebagai hasil dari operasi militer yang sukses, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, bersama dengan unit Polisi Rakyat Republik Rakyat Lugansk, mengambil kendali penuh atas kota Lyschansk dan sejumlah kota terdekat. Yang terbesar di antaranya adalah Belogorovka, Novodrogysk, Maloriyazantsevo dan Belaya Gora,” bunyi pernyataan itu lebih lanjut.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa “total luas tanah yang dibebaskan selama satu hari terakhir adalah 182 kilometer persegi.”

BACA JUGA:

Ini terjadi setelah Kementerian mengumumkan bahwa pasukannya telah menguasai kota Lysechansk di Republik Lugansk, dan terlibat dalam pertempuran di dalam kota untuk menyelesaikan kekalahan unit bersenjata yang terkepung di sana.

Kemarin, Presiden Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, mengumumkan bahwa “pasukan Rusia dan Pasukan Rakyat Luhansk telah mulai menyerbu kota Lyschansk di Lugansk, tempat para tentara bayaran bersembunyi.”

Dilaporkan bahwa selama empat hari terakhir, tentara Rusia mengumumkan perebutan kendali kilang minyak Lyschansk, tambang Matroskaya, pabrik gelatin, pemukiman Tupolevka, Privoli dan Shepilovka.

BACA JUGA:

Sebelumnya, juru bicara pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, dalam pernyataan persnya menjelaskan bahwa sekelompok pasukan Ukraina benar-benar dikepung, menambahkan bahwa “pasukan tentara Rusia dan polisi rakyat di Lugansk membebaskan 3 kota di sekitar Lyschansk.

Juru bicara tersebut menyatakan bahwa selama dua hari terakhir, 38 tentara di daerah itu dimana sebagian besarnya adalah penduduk setempat yang direkrut secara paksa ke dalam jajaran pasukan Ukraina, telah menyerah.

Konashenkov menekankan bahwa pasukan Ukraina menderita kekalahan besar di semua poros dan menyatakan bahwa di wilayah Marinka Donetsk, Brigade Mekanik ke-54 Ukraina kehilangan lebih dari 60 persen personel dan peralatannya.

Serangan oleh Angkatan Udara Rusia di pangkalan tentara bayaran asing di pinggiran utara kota Nikolaev menewaskan hingga 120 orang.

Di wilayah Kharkov, Angkatan Udara Rusia dalam serangan dengan senjata presisi tinggi menghancurkan Brigade Pertahanan Regional Terpisah ke-127 pasukan Ukraina. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: