Fokus

Israel Tak Mampu Tembak Jatuh Drone Hizbullah

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Angkatan Udara Israel menghadapi beberapa kesulitan dalam menjatuhkan drone Hizbullah yang terbang di atas zona maritim yang disengketakan di Mediterania pada hari Sabtu lalu, Walla News melaporkan.

Walla News pada hari Senin, melaporkan bahwa Skuadron 109 Angkatan Udara Israel berhasil menembak jatuh drone pertama, tetapi gagal menjatuhkan drone kedua dan ketiga.

BACA JUGA:

“Skuadron 109 menghadapi kesulitan dalam mengejar drone kedua dan rudal itu meleset. Drone ketiga terbang di ketinggian rendah, sehingga sulit untuk dijatuhkan,” tulis Walla News.

Israel Tak Mampu Tembak Jatuh Drone Hizbullah

Drone Hizbullah

“Menyusul pembicaraan antara pejabat senior Israel, sistem pertahanan Barak diaktifkan, dan wilayah udara Israel ditutup,” tambah portal berita Israel, dan menekankan bahwa penyelidikan sedang dilakukan terkait insiden tersebut.

Amir Bohbot, dan editor militer Israel serta analis pertahanan senior untuk Walla, mengungkapkan bahwa dua pesawat tempur F-16 Israel lepas landas dari pangkalan udara Ramat David tak lama setelah unit kontrol udara tentara Israel melacak kendaraan pesawat tak berawak Lebanon.

Sementara itu, editor Pertahanan Israel Dan Arkin mengatakan bahwa Hizbullah telah berhasil membuka front baru melawan ‘Israel’, dan menekankan bahwa peringatan yang dibuat oleh gerakan Perlawanan Lebanon menimbulkan ancaman nyata terhadap ladang gas.

Arkin juga mengungkapkan bahwa pejabat Israel khawatir bahwa Hizbullah akan meluncurkan segerombolan drone kemungkinan beberapa darinya sarat dengan alat peledak.

Lingkaran Israel mengatakan bahwa Tel Aviv menyampaikan keluhannya kepada Washington tentang tindakan Hizbullah menerbangkan pesawat tak berawak di atas ladang gas Karish dalam upaya untuk menunjukkan bahwa ‘Israel’ bermaksud untuk mencapai kemajuan dalam negosiasi tidak langsung untuk membatasi perbatasan laut dengan Lebanon.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Hizbullah meluncurkan tiga kendaraan udara tak berawak yang menuju ladang gas Karish di Mediterania.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah baru-baru ini mengancam Zionis agar tidak mengekstraksi gas dari cadangan lepas pantai yang diperebutkan, dengan mengatakan bahwa gerakan Perlawanan Lebanon mampu mencegah tindakan tersebut, termasuk dengan kekerasan. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: