Headline News

Pengadilan Israel Tolak Bebaskan Tahanan Tertua Palestina

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Pihak berwenang Israel menolak pembebasan lebih awal seorang tahanan tertua Palestina. Mayor Jenderal Fouad Al-Shobaki (83 tahun) telah 17 tahun berada di penjara Israel dan kini tersisa masa tahanan 8 bulan.

Klub Tahanan Palestina mengatakan bahwa komite “dua pertiga dari masa hukuman”, atau yang dikenal sebagai “Al-Shalish”, menolak pembebasan awal tahanan Al-Shobaki pada hari Selasa (05/07).

BACA JUGA:

Menurut laporan kantor berita Palestina, Wafa, Al-Shobaki menderita kanker prostat, penyakit di mata, perut, dan jantungnya, dan ia juga menderita tekanan darah tinggi.

Pengadilan Israel Tolak Bebaskan Tahanan Tertua Palestina

Mayor Jenderal Fouad Al-Shobaki

Rania, putri al-Shobaki mengatakan bahwa kondisi kesehatan ayahnya sangat buruk dan tidak memungkinkannya untuk tinggal bahkan untuk satu hari lagi di penjara pendudukan, karena hidupnya dalam bahaya.

“Pihak berwenang Israel memindahkan Al-Shobaki dari penjara Negev ke penjara Ashkelon sehingga ia akan berada di dekat rumah sakit jika terjadi sesuatu padanya,” katanya. Rania menunjukkan bahwa ia terakhir mengunjungi ayahnya dua minggu lalu, dan kondisi kesehatannya buruk.

Ia menjelaskan pengadilan mengadakan sidang hari Selasa di kota Beersheba, untuk mempertimbangkan pembebasan ayahnya 8 bulan sebelum tanggal pembebasannya, mengingat kondisi kesehatannya yang sulit, usia tuanya, di samping fakta bahwa ia telah menghabiskan lebih dari dua pertiga dari hukuman 17 tahun, tetapi pengadilan menolak untuk membebaskannya.

Quds Press mengutip kepala Unit Studi dan Dokumentasi di Otoritas Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Otoritas Palestina, Abdel Nasser Farwaneh, bahwa penolakan Israel untuk pembebasan awal tahanan tertua, membutuhkan intervensi serius dan efektif oleh lembaga HAM dan hukum internasional. Mereka harus menekan rezim pendudukan untuk pembebasan Al-Shobaki. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: