Eropa

AS dan Sekutu Gunakan Pangan Sebagai Senjata Melawan Rusia

Moskow, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, membenarkan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa berhenti memblokir akses ke perjanjian pangan, yang menggembirakan.

Lavrov menekankan bahwa penggunaan makanan oleh Amerika Serikat dan sekutunya untuk petualangan geopolitik “tidak dapat diterima dan tidak manusiawi.”

BACA JUGA:

“Penandatanganan memorandum Rusia-PBB menegaskan sekali lagi bahwa upaya Barat untuk menyalahkan Rusia atas masalah pasokan gandum ke pasar dunia adalah bersifat buatan,” tegasnya.

AS dan Sekutu Gunakan Pangan Sebagai Senjata Melawan Rusia

Sergey Lavrov

Menlu Rusia juga menekankan bahwa Rusia akan terus memenuhi kewajibannya di bidang ini untuk memastikan ketahanan pangan.

“Kami berharap pada periode mendatang semua upaya yang diperlukan akan dilakukan untuk mengimplementasikan perjanjian ini secara efektif,” tambahnya. (ARN)

Sumber: Ria Novosti

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: