Amerika

Nasrallah: Hizbullah Awasi Utusan AS, Tanggapan Diberikan Sesuai Pesan

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah pada hari Minggu mengatakan bahwa Perlawanan akan menunggu untuk melihat pesan apa yang disampaikan utusan energi AS Amos Hochstein ke Lebanon mengenai pembicaraan perbatasan laut. Ia menekankan bahwa Hizbullah berdiri di belakang Negara Lebanon terkait masalah negosiasi.

Dalam pidatonya pada Minggu malam, Sayyid Nasrallah menggambarkan minyak dan gas di lepas pantai Lebanon sebagai ‘peluang emas’ untuk mengatasi krisis ekonomi yang dihadapi negara saat ini.

“Ada peluang emas untuk menyelamatkan masyarakat kita dari antrian untuk mendapatkan roti dan minyak. Mari kita ambil risiko ini… risiko yang diperhitungkan ini,” katanya dalam khotbah yang disiarkan di pinggiran selatan Beirut (Dahiyeh) melalui tautan video.

Sayyid Nasrallah, sementara itu, mengecam mereka yang mengaitkan antara pembicaraan maritim dengan urusan nuklir Iran.

BACA JUGA:

“Karena mereka adalah boneka yang melayani kepentingan AS dan Arab Saudi, mereka berpikir bahwa Hizbullah juga demikian.”

Dalam konteks ini, beliau menekankan bahwa Hizbullah “ingin membantu rakyat Lebanon dan memberikan negara-negara Lebanon poin kekuatan selama negosiasi perbatasan laut” dengan entitas Zionis.

“Di pagi hari, utusan AS akan bertemu dengan pejabat Lebanon. Mari kita lihat pesan apa yang akan dia sampaikan. Kami akan bertindak sesuai dengan pesan ini.”

Pemimpin Perlawanan Lebanon itu kemudian menegaskan bahwa Hizbullah bukan bagian dari proses negosiasi, menekankan bahwa Negara Lebanon adalah pihak yang bertanggung jawab untuk memutuskan masalah ini dan bahwa Hizbullah berdiri di belakang Negara Lebanon.

Sebelumnya pada Minggu pagi, Departemen Media Militer Hizbullah merilis sebuah video yang menunjukkan koordinat platform Israel yang beroperasi di Mediterania, dalam peringatan yang jelas bahwa mereka berada dalam jangkauan rudal Perlawanan Lebanon. Video hari Minggu ini menggemakan ancaman oleh Sayyid Nasrallah kepada entitas Zionis terhadap upaya untuk menjarah ladang gas dan minyak Lebanon. (ARN)

Sumber: Al-Manar

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: