Amerika

Moskow: Rusia Siap Bantu China jika Pecah Konflik Bersenjata

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia tidak memiliki alasan untuk menolak membantu China jika terjadi konflik bersenjata di Taiwan, jika bantuan tersebut diminta. Seorang anggota parlemen senior Rusia mengatakan hal ini pada Hari Selasa (02/08) dalam reaksi atas kunjungan kontroversial Ketua DPR AS ke Taiwan.

“Saya tidak melihat alasan untuk menolak membantu China, tetapi saya ingin melihat gerakan dua arah dengan China. Ini berarti bahwa kita harus mendapatkan beberapa manfaat dari kerja sama ini,” ujar Vladimir Dzhabarov, wakil ketua pertama komite internasional Dewan Federasi Rusia, atau majelis tinggi parlemen, dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Solovyov Live.

“Pada prinsipnya, tidak ada yang tidak mungkin. Kami memahami bahwa terkadang ini adalah permainan kesempatan, dan konflik dapat berkembang menjadi perang besar. Tetapi saya pikir China berperilaku sangat hati-hati dalam hal ini, dengan cara yang sangat terkendali, namun terus berlanjut. untuk membangun potensi pertahanannya. Saya yakin dalam hal ini China mengharapkan bantuan tertentu dari Rusia,” katanya, ketika ditanya tentang risiko konflik bersenjata di Taiwan.

BACA JUGA:

Menurut Dzhabarov, setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan, China kemungkinan akan menyadari bahwa mereka harus terus bergerak lebih dekat ke Rusia. “Karena akan sulit bagi China untuk menghadapi Amerika Serikat tanpa dukungan Rusia,” tambahnya.

Kunjungan Pelosi Ini adalah kunjungan pertama pejabat tinggi AS ke pulau itu dalam 25 tahun terakhir. Beijing telah berulang kali memperingatkan pihak AS bahwa langkah seperti itu tidak akan dibiarkan begitu saja dan bahwa tindakan keras akan diambil. (ARN)

Sumber: TASS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: