Amerika

Peringatkan Negara Arab, Houthi: AS-Israel Bukan Sekutu Terpercaya

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman yang mengutuk keras beberapa negara Arab untuk normalisasi hubungan dan pembentukan hubungan diplomatik dengan Israel, menekankan bahwa otoritas AS dan Israel tidak dapat dipandang sebagai sekutu terpercaya mereka.

Abdul-Malik Badreddin al-Houthi membuat pernyataan itu dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Senin untuk memperingati Asyura, yang menandai peringatan kesyahidan Imam Hussein (AS), cucu Nabi Muhammad (SAW).

BACA JUGA:

“Amerika dan Zionis tidak tertarik pada rezim regional yang telah menormalkan hubungan dengan Israel,” kata Houthi, mencela “pengkhotbah Muslim yang korup” karena mendorong negara-negara Arab dan Muslim lainnya untuk ikut-ikutan.

Peringatkan Negara Arab, Houthi: AS-Israel Bukan Sekutu Terpercaya

Houthi

Ia memperingatkan, “Negara-negara yang telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel akan mengintensifkan kampanye militer mereka terhadap wilayah Yaman.”

Uni Emirat Arab secara resmi menormalkan hubungan dengan Israel pada September 2020 di bawah apa yang disebut Kesepakatan Abraham yang ditengahi oleh mantan presiden AS Donald Trump. Bahrain, Maroko dan Sudan menandatangani kesepakatan normalisasi dengan rezim Tel Aviv tak lama setelah itu.

Palestina yang tengah memperjuangkan kemerdekaannya dengan al-Quds Timur sebagai ibu kotanya, memandang kesepakatan itu sebagai pengkhianatan terhadap tujuan mereka.

Di tempat lain dalam sambutannya pada hari Senin, kepala Ansarullah itu menyoroti bahwa musuh terus berusaha untuk menjauhkan bangsa Yaman dari keyakinan agama dan prinsip-prinsip etika untuk memperbudak dan mengeksploitasinya.

“Amerika Serikat dan Israel, sebagai musuh utama kami, berusaha membuat orang Yaman menyimpang dari jalan kebenaran. Mereka melakukan upaya besar untuk menyebarkan ajaran yang menyimpang, dan menyebarkan korupsi di masyarakat,” katanya. (ARN)

Sumber: PressTV

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: