Amerika

Takut Rudal Gaza, Pilot AS Tolak Terbang ke Israel

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Penerbangan United Airlines UA84 telah ditunda selama 24 jam setelah pilot menolak terbang ke Tel Aviv. Laporan menyatakan bahwa pilot khawatir tentang situasi keamanan setelah perang terbaru antara Israel dan Jihad Islam Palestina di Gaza. Ketegangan meningkat setelah Jihad Islam meluncurkan ratusan rudal untuk membalas agresi Tel Aviv.

Laporan dari situs Travel Radar mengungkap bahwa para penumpang dibiarkan bingung dan frustrasi karena mereka menerima alasan yang saling bertentangan untuk penundaan selama 24 jam itu. Staf maskapai pertama kali menjelaskan bahwa penerbangan harus dibatalkan karena penolakan kru, kemudian mengubah alasan itu dengan menyatakan pilot tidak ingin terbang ke Israel.

BACA JUGA:

“Staf maskapai di pesawat memberi tahu kami bahwa kru dilapangan tahu bahwa tidak ada pilot, tapi tetap saja mereka melakukan prosedur boarding dan kami tidak mengerti mengapa,” kata seorang penumpang bernama Michael. “Ketika kami turun dari pesawat dan kembali ke ruang tunggu, mereka berkata bahwa pilot menolak untuk terbang ke Israel karena situasi keamanan,” tambahnya.

Takut Rudal Gaza, Pilot AS Tolak Terbang ke Israel

Maskapai Amerika

Penumpang lain, yang menggunakan nama Gil Eyal di Twitter, menyatakan bahwa ada perasaan tidak nyaman bahkan sebelum naik ke pesawat. Setelah mendengar alasan pembatalan, ia melalui Twitter secara pribadi meminta penjelasan dari United. Sebagai tanggapan, United mengutip ‘jam malam penerbangan’ atas maskapai komersial. Namun Time Of Israel menegaskan bahwa tidak ada jam malam pada saat itu.

Konflik antara Palestina dan Israel meningkat selama seminggu setelah serangan udara Israel di Gaza yang menewaskan 44 korban. Ratusan tembakan roket kemudian diluncurkan sebagai pembalasan ke bagian selatan dan tengah Israel, dan beberapa sumber telah memperingatkan bahwa situasinya masih tidak dapat diprediksi’.

BACA JUGA:

Akibatnya, jalur penerbangan ke Bandara Ben Gurion telah diubah, dengan klaim Tel Aviv menyebut ini untuk memungkinkan maskapai komersial terbang dengan aman ke wilayah tersebut.

United Airlines, anak perusahaan utama dari United Continental Holdings, adalah maskapai penerbangan utama di Amerika Serikat. Maskapai ini berkantor pusat di Chicago, Illinois dan operasinya dilakukan dari pusat operasi di Elk Grove, dekat dengan Bandara Internasional O’Hare, Chicago yang merupakan hub maskapai ini dengan lalu lintas terbesar. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: