Amerika

AS Gunakan Proxy untuk Labeli Rusia “Negara Sponsor Terorisme”

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Rencana Amerika Serikat untuk mengisolasi Rusia dari dunia telah gagal. Ini menjelaskan upaya Washington untuk melabeli Rusia sebagai negara sponsor terorisme melalui tangan pihak lain. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan ha ini pada hari Minggu (14/08).

“Mereka menggunakan pihak lain untuk mewujudkan ide mereka [untuk menambahkan Rusia ke daftar ini]. Faktanya, negara-negara Baltik telah berbicara tentang topik ini,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Voskresny Vecher (Minggu Malam) dengan Program Vladimir Solovyov di saluran televisi Rossiya-1.

BACA JUGA:

Zakharova menekankan bahwa Barat telah gagal untuk mengisolasi Rusia, karena mereka gagal untuk menghapus budaya dan sejarah Rusia.

AS Gunakan Proxy untuk Labeli Rusia "Negara Sponsor Terorisme"

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova

“Itu tidak terjadi. Dunia tidak mengindahkan semua yang dikatakan Washington. Barat telah mengasingkan diri sendiri karena negara kita dan kemudian memicu Rencana B, untuk melakukan kerusakan sebisa mungkin. Sebagian besar dengan proxy,” katanya, menambahkan bahwa Washington lebih memilih untuk melakukannya melalui negara-negara yang bergabung dengan Uni Eropa belum lama ini.

Menurut Zakharova, pemerintah negara-negara Eropa Timur bukanlah para “elit, yang bertanggung jawab atas langkah-langkah mereka”, dan Washington memanfaatkannya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa Moskow telah dengan jelas menegaskan kepada Washington konsekuensi apa yang mungkin ditimbulkan dari langkah mendaftarkan Rusia sebagai negara sponsor terorisme ini.

“Jika mereka bisa membaca, mereka, mungkin, mengerti. Kami telah mengatakannya berkali-kali, tidak hanya secara lisan, tetapi juga dalam komentar tertulis, dan bahkan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Jadi, pertanyaannya adalah kepada orang-orang yang berurusan dengan kami. Tapi semuanya telah dikatakan berkali-kali,” tegas Zakharova.

Parlemen Latvia pada hari Kamis mengadopsi sebuah pernyataan yang mengakui tindakan Rusia di Ukraina sebagai terorisme dan menyatakan Rusia sebagai negara sponsor terorisme. Selain itu, anggota parlemen Latvia meminta negara-negara UE untuk menangguhkan pemberian visa masuk kepada warga negara Rusia. Mengomentari pernyataan ini, Zakharova mengatakan bahwa langkah Latvia berakar pada xenofobia yang mendalam dan tidak memiliki alasan. (ARN)

Sumber: TASS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: