Fokus

Media Israel: Game Over! Iran Raih Prestasi di Perjanjian Nuklir

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Media Israel dengan mengutip pernyataan Wakil Pertahanan Israel Alon Schus mengatakan bahwa tampaknya perjanjian nuklir dengan Iran akan lebih buruk daripada perjanjian yang dilakukan oleh Netanyahu dengan Trump agar AS menarik diri dari perjanjian tersebut sebelumnya.

Wakil Menteri Pertahanan itu mengatakan, dalam sebuah pernyataan kepada “Channel 12” Israel, bahwa para pejabat di lembaga keamanan prihatin dengan kenyataan saat ini. Ia menambahkan: “Kami bukan bagian dari perjanjian, dan kami akan menggunakan waktu untuk mempersiapkan opsi militer penting”.

BACA JUGA:

Israel menambahkan, “Kami tidak akan mengandalkan perjanjian internasional, tetapi kami akan menyatukan kenyataan di lapangan, dan kami akan bekerja dengan mitra kami untuk mencegah Iran memperoleh kemampuan nuklir”.

Media Israel: Game Over! Iran Raih Prestasi di Perjanjian Nuklir

Pertemuan perjanjian Nuklir Iran

Perdana Menteri pemerintah pendudukan Israel, Yair Lapid, sebelumnya mengatakan bahwa “perjanjian nuklir yang (saat ini) terbentuk dengan Iran lebih buruk dari perjanjian sebelumnya.”

Tidak Ada Opsi Militer yang Efektif

“Tidak ada opsi militer yang layak untuk melawan program nuklir Iran,” kata Saluran 12 Israel. “Adalah perlu bahwa Israel mulai berpikir untuk hidup di bawah nuklir Iran.”

“Israel tidak dapat berbuat banyak untuk mempengaruhi perjanjian itu sekarang, karena Amerika Serikat ingin kembali ke sana,” tambah outlet Israel itu.

“Mengkhawatirkan jika ada kebocoran terkait bidang teknologi […] Iran telah membuat langkah, terutama setelah penarikan [AS] dari perjanjian. Untuk kembali ke sana, ada harga yang harus dibayar [ke Iran] .”

Saluran Israel itu juga mengangkat kekhawatiran tentang Iran yang memiliki persediaan uranium yang besar “Mereka (Iran) dapat memperkaya ke tingkat militer besok pagi jika mau […] ini adalah situasi berbahaya yang tidak ditanggapi oleh Israel.”

BACA JUGA:

“Permainan sudah berakhir, dan Israel, dengan semua upaya yang sudah dilakukan, masih berjalan di tempat,” tambah outlet baru Israel menekankan.

“Sebagian dari orang-orang yang terkait dengan persiapan kemungkinan serangan militer terhadap Iran pada 2011 mengatakan bahwa hari ini tidak ada kemungkinan untuk operasi militer yang efektif.”

Pemerintah pendudukan Israel pada hari Kamis mengirim pesan ke pemerintahan Biden yang mengatakan bahwa rancangan resolusi Uni Eropa tentang kesepakatan nuklir yang sedang dibahas dengan Iran, bahwa rancangan itu melewati garis merah yang ditetapkan oleh Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: