Fokus

Teguran Pedas Niluh Djelantik ke Denny Siregar Soal Kasus Ferdy Sambo

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMPegiat medsos asal Bali Niluh Djelantik memberikan teguran pedas pada sebuah unggahan pegiat media sosial Denny Siregar.

Niluh Djelantik menuliskannya dalam sebuah pesan pedas agar Denny Siregar yang diberi judul lebih baik diam.

BACA JUGA:

Dalam pesannya pada Denny Siregar, Niluh Djelantik meminta Denny Siregar apabila tak punya empati, lebih baik diam.

Teguran Pedas Niluh Djelantik ke Denny Siregar Soal Kasus Ferdy Sambo

Kolase Denny Siregar, Ferdy Sambo dan Niluh Djelantik

Kasus pembunuhan Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo Cs sangat menghebohkan jagat negeri, bahkan antar para pegiat medsos.

Cuitan Denny Siregar pada tanggal 18 Agustus 2022 “Lupakan Sambo. Selamat datang Nico…”.

Tentu saja cuitan ini memberikan banyak makna, namun Niluh Djelantik komentari cuitan Denny Siregar.

Niluh Djelantik dalam Akun Facebooknya menjawab cuitan Denny Siregar, DIAMLAH. Pesanku untukmu @dennysirregar. Diamlah. Karena air mata sang ibunda belum kering mengantarkan kepergian belahan jiwanya dengan belasan luka dan tembakan bersarang di tubuh anak yang pergi jauh tuk mengabdi pada negara namun pulang tak bernyawa.

Diamlah. Jutaan Mamak dan Bapak turut berduka. Tak bisa membayangkan jika peristiwa itu menimpa orang yang mereka kasihi.

Jika tak bisa turut bersuara untuk keadilan yang berhak mereka dapatkan.

Jika tak bisa ungkapkan bela sungkawa memeluk orang tua, keluarganya.

Jika tak bisa bersimpati atas tangisan mereka yang turut meratapi kepergian Brigadir J.

Maka diamlah.

BACA JUGA:

Tak guna menambah luka hati yang menggangga. Tak guna menorehkan perih di dada yang masih terasa sesak oleh pertanyaan yang belum terjawab mengapa sang buah hati pergi dan tak akan pernah kembali tuk memeluk sang ibu.

Diamlah.

Kedepankan empati.

Hidup bukan cuma sekedar memperjuangkan keberagamaan di negeri ini. Tapi bagaimana kamu bisa memposisikan dirimu di posisi orangtuanya. Kenakan sepatu mereka  sehari saja, rasakan kepedihan mereka. Hancur berkeping-keping ditinggalkan putra tercinta untuk selama-lamanya.

Namun pegiat medsos Denny Siregar juga membalas komentar Niluh Djelantik dalam salah satu komentar di salah satu unggahan Niluh Djelantik “Urusan apa nyuruh gua diam? Sosmed sosmed gua, suka2 gua”, ujar Denny. (ARN)

Sumber

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: