Fokus

Israel Setuju Bebaskan Awawdeh Setelah Mogok Makan 172 Hari

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM  Tahanan Palestina Khalil Awawdeh telah mengakhiri mogok makan selama 172 hari setelah rezim pendudukan Israel dilaporkan setuju untuk membebaskannya pada bulan Oktober.

“Awawdeh mengakhiri aksi protes dengan secangkir teh pada hari Rabu,” lapor sebuah outlet berita Palestina.

BACA JUGA:

Berbicara dari ranjang rumah sakitnya, pria berusia 40 tahun itu mengatakan dirinya akan tetap dirawat di rumah sakit sampai bisa berjalan lagi.

Israel Setuju Bebaskan Awawdeh Setelah Mogok Makan 172 Hari

Khalil Awawdeh

Ayah empat anak perempuan itu melancarkan mogok makan tak lama setelah penangkapannya pada Desember tahun lalu sebagai protes atas apa yang disebutnya “penahanan administratif.”

Di bawah kebijakan tersebut, yang telah dipraktikkan oleh rezim pendudukan selama beberapa dekade, tahanan Palestina ditahan untuk jangka waktu yang dapat diperpanjang tanpa dituntut, diadili, atau dihukum.

Awawdeh awalnya melakukan mogok makan selama 111 hari, yang ditangguhkan karena janji ‘Israel’ untuk membebaskannya. Dia melanjutkan aksi protes ketika petugas penjara rezim mengingkari janji mereka untuk membebaskannya.

Panggilan meningkat secara internasional untuk pembebasan Awawdeh yang berusia 40 tahun, setelah istrinya membagikan gambar tubuhnya yang sangat kurus pada hari Minggu, sehari setelah mengunjunginya di kamar rumah sakit.

Awawdeh mengatakan dalam sebuah pesan video bahwa “tubuhnya, yang hanya tersisa tulang dan kulit, tidak mencerminkan kelemahan dan ketelanjangan rakyat Palestina, melainkan mencerminkan dan mencerminkan wajah pendudukan nyata.”

Dalam video lain yang dibagikan sebelumnya oleh pengacaranya, Awawdeh berterima kasih kepada mereka yang berdiri mendukungnya sebelum mengakhiri mogok makannya.

“Terima kasih atas dukungan kalian,” katanya. “Kalian adalah bangsa yang hebat. Kalian adalah bangsa yang hebat.” (ARN)

Sumber: Al-AhedNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: