Arab Saudi

Video: Kemanan Saudi dengan Brutal Hajar Para Gadis Yatim di Panti Asuhan

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan pasukan keamanan Arab Saudi secara brutal menyerang dan memukuli sekelompok gadis di panti asuhan. Rekaman video itu telah mengirimkan gelombang kemarahan ke seluruh dunia.

Rekaman itu, yang pertama kali diposting di Twitter pada hari Selasa oleh seorang wanita yang merekamnya, menunjukkan puluhan pria berseragam keamanan dan lainnya dalam pakaian nasional, mengejar dan menyerang wanita dengan taser, memukuli mereka dengan tongkat kayu dan mengikat mereka dengan ikat pinggang kulit.

BACA JUGA:

Insiden itu terjadi di kota Khamis Mushait, yang terletak sekitar 884 kilometer (sekitar 550 mil) barat daya ibu kota Riyadh. Namun, tidak segera jelas kapan insiden itu terjadi.

Seorang pria terlihat menjambak dan kemudian menyeret seorang wanita dengan rambutnya melintasi halaman panti asuhan dimana perempuan muda korbannya berteriak minta tolong.

Klip video lainnya menunjukkan petugas mengejar perempuan-perempuan di panti asuhan itu dan secara brutal mendorong mereka ke tanah. Rekaman video telah dilihat hampir satu juta kali pada Rabu sore.

Pendukung hak asasi manusia mengecam insiden itu. Mengatakan ini adalah lebih banyak bukti penindasan rezim Riyadh terhadap hak-hak perempuan di bawah pemerintahan de facto Putra Mahkota Mohammed bin Salman, juga dikenal sebagai MBS.

Abdullah al-Jreiwi, seorang aktivis oposisi Saudi yang berbasis di London, mengatakan bahwa serangan itu terjadi sebagai tanggapan atas mogok makan yang dilakukan oleh para wanita yang menuntut hak-hak mereka setelah tuntutan sebelumnya ditolak.

“Administrasi panti asuhan kemudian meminta intervensi dari layanan keamanan,” tulisnya di Twitter.

Jreiwi memperingatkan bahwa semua wanita di panti asuhan itu sekarang dalam bahaya.

Dia menambahkan bahwa ada ancaman bagi semua orang yang mendokumentasikan insiden itu.

“Intervensi segera harus dilakukan dan setiap orang yang melakukan pelanggaran harus bertanggung jawab.”

Kampanye tagar ” Yatim Khamis Mushait ” untuk meningkatkan kesadaran dan menyerukan keadilan dan akuntabilitas telah diluncurkan oleh pengguna media sosial, dengan cepat menjadi tagar trending di negara-negara Arab. (ARN)

Sumber

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: