Hot News

Hari Ini Jokowi Lantik Azwar Anas Jadi MenPAN-RB

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal melantik Abdullah Azwar Anas menjadi MenPAN-RB pengganti almarhum Tjahjo Kumolo. Pelantikan bakal digelar siang hari ini.

“Rabu, 7 September 2022, Azwar Anas dilantik menjadi Menteri PAN dan RB mengisi kursi yang ditinggalkan Tjahjo Kumolo,” kata sumber yang dipercaya, Selasa (6/9/2022).

BACA JUGA:

Azwar Anas saat ini menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sejak 13 Januari 2022. Azwar juga merupakan mantan Bupati Banyuwangi. Sebelumnya, ia pernah menjadi anggota MPR dan DPR.

Hari Ini Jokowi Lantik Azwar Anas Jadi MenPAN-RB

Presiden Joko Widodo

Diketahui, saat ini Kementerian PAN dan RB dipimpin oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Mahfud sebagai pelaksana tugas Menteri PAN dan RB sejak 16 Juli 2022.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menegaskan pengangkatan Menteri PAN dan RB definitif pengganti Tjahjo Kumolo merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. “Kita tunggu saja pengumuman dari Presiden,” ujar Puan di Jakarta, belum lama ini.

Sebelumnya, PDI Perjuangan (PDIP) menyampaikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu, Megawati disebut menyerahkan nama MenPAN-RB pengganti almarhum Tjahjo Kumolo.

“Ya nama-nama kan Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri) sudah bertemu dengan Bapak Jokowi, sudah mengadakan dialog yang cukup panjang, nama-nama sudah disampaikan dan dalam dialog itu kan juga dibahas hal-hal yang lain,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (21/8).

Sementara itu, Istana menyatakan MenPAN-RB yang kini kosong setelah Tjahjo Kumolo meninggal dunia merupakan alokasi untuk PDIP. Istana mengatakan Presiden Jokowi bakal membahas jabatan posisi tersebut dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Jadi untuk pengganti Pak Tjahjo, tentunya ini keputusan bersama karena Bapak Presiden yang mempunyai hak prerogatif mendapatkan masukan dari PDI Perjuangan, dari Bu Mega. Karena memang yang digantikan itu kebetulan juga kader PDI Perjuangan dan itu memang alokasi untuk PDI Perjuangan,” kata Seskab Pramono Anung di kompleks Istana, Jakarta, Senin (8/8). (ARN)

Sumber

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: