Eropa

Rusia Komentari Terpilihnya Liz Truss jadi PM Baru Inggris

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM – Perdana Menteri Inggris yang baru terpilih, Liz Truss, memiliki sikap negatif yang sama terhadap Rusia. Namun dalam kondisi saat ini akan lebih penting bagi London untuk menyelesaikan hubungan dengan tetangga terdekatnya, termasuk Prancis. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan hal ini dalam konferensi pers setelah pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Thailand yang sedang berkunjung, Don Pramudwinai, di Moskow pada hari Selasa (06/09).

“Saya percaya bahwa Liz Truss masih memiliki prioritas yang lebih tinggi. Sebelum dia akhirnya merumuskan sikapnya terhadap Rusia, yang jelas-jelas negatif, dia harus menyelesaikan hubungan dengan tetangga dekat [Inggris] terlebih dahulu. Salah satunya, untuk mengambil keputusan tentang siapakah Presiden Prancis, Emmanuel Macron, teman atau musuh,” kata Lavrov.

BACA JUGA:

“Pertanyaan ini masih belum terjawab. Saya percaya bahwa akan lebih penting bagi kedua tetangga ini untuk menangani masalah tersebut terlebih dahulu, daripada melemparkan mereka pandangan jauh melampaui perbatasan mereka.”

Rusia Komentari Terpilihnya Liz Truss jadi PM Baru Inggris

Menlu Rusia, Sergey Lavrov

“Dia (Truss) memiliki prinsipnya sendiri, terutama kepatuhan pada garis keras dalam membela kepentingan Inggris tanpa ada keinginan untuk mempertimbangkan posisi pihak lain atau membuat kompromi,” tambahnya.

Lavrov melanjutkan, “Saya tidak berpikir bahwa ini akan membantu mempertahankan atau memperkuat sikap negara itu di panggung internasional, yang jelas-jelas telah rusak setelah Brexit.”

“Sekarang London telah lama secara aktif berusaha untuk mengkompensasi hilangnya identitas dan pengaruhnya ini di Uni Eropa dengan mengambil langkah-langkah yang cukup drastis, termasuk tindakan agresif mengenai situasi yang berkembang di sekitar Ukraina. Kita semua tahu ini.”

Liz Truss, yang memenangkan persaingan, diangkat sebagai perdana menteri pada hari Selasa, menggantikan Boris Johnson. Pada hari Senin, Truss memenangkan perjuangan intra-partai melawan mantan menteri keuangan Inggris, Rishi Sunak. Sekarang dia akan membentuk pemerintahan baru. (ARN)

Sumber: TASS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: