Berita Jabar

Wali Kota Bandung dan Cilegon Contoh Pejabat Pro Kelompok Intoleran

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMWali Kota Bandung H. Yana Mulyana, S.E dan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian adalah contoh pejabat yang pro kelompok Intoleran, karena mereka tidak bisa menjaga kebebasan beragama dan keberagaman yang selama ini berjalan di masyarakat Indonesia.

Wali Kota Bandung ikut meresmikan Gedung Dakwah Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) yang berlokasi di Jalan R.A.A. Martanegara No.30 Turangga Kota Bandung, pada Ahad 30 Muharam 1444H yang bertepatan dengan 28 Agustus 2022.

BACA JUGA:

Wali Kota memberikan dukungan kepada ANNAS agar gedung dakwah ini semakin memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat kota Bandung dalam menjalankan aktivitas keagamaan sesuai agama yang diakui oleh negara.

Wali Kota Bandung dan Cilegon Contoh Pejabat Pro Kelompok Intoleran

Wali Kota Bandung dan Cilegon

Terkait peresmian gedung dakwah ANNAS pegiat medsos Denny Siregar angkat suara “Sedih. Disaat kita sibuk memerangi radikalisme, Walikota Bandung malah meresmikan gedung organisasi yg sudah dilarang pemerintah krn menyebarkan kebencian.. Gimana bisa tenang Indonesia kalo pemerinrah daerahnya begini?”.

Wali Kota Cilegon ikut menandatangani penolakan pendirian Gereja Maranatha di Cikuasa, Kecamatan Gerem, Kota Cilegon.

BACA JUGA:

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan dalam satu pidatonya bahwa pendirian gereja HKBP di Cilegon mengalami penolakan. Yaqut mengatakan Kemenag sudah dua kali menyampaikan dan mendatangi Wali Kota Cilegon agar izin diberikan.

“Staf kami sudah dua kali ketemu dengan wali kota. Karena di bawah sudah beres semua, izin di masyarakat tapi tertahan di atas. Ini bukan hal yang baik, bukan hal yang sehat,” kata Yaqut.  Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota atas peristiwa penandatanganan petisi itu. (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: