Editorial

Aneh! Hacker Bjorka Heboh di Indonesia, Tak Dilirik Media Luar

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMMedia sosial (Medsos) Indonesia tengah dihebohkan dengan kasus peretasan yang dilakukan oleh hacker Bjorka. Peretas yang tidak diketahui merupakan kelompok atau profil perorangan ini diketahui telah meretas data-data milik Kominfo, bahkan mengirimkan pesan “Stop being an idiot” melalui unggahannya di situs forum Breached.

Lebih jauh hacker Bjorka juga mengklaim telah meretas data pribadi Presiden Republik Indonesia, dan bahkan mengancam akan meretas data MyPertamina sebagai solidaritas kepada bangsa Indonesia atas kenaikan harga BBM.

BACA JUGA:

Namun siapakah hacker Bjorka dan dari negara manakah peretas ini berasal? Jika berasal dari luar negeri mengapa ia/mereka hanya menyasar pemerintah negara ini? Demi kepentingan apakah? Dan bagaimana mungkin jika nilai urgensi data yang mereka miliki, isu ini sama sekali tidak dilirik media-media mainstream asing padahal sudah sedemikian heboh di Indonesia.

Aneh! Hacker Bjorka Heboh di Indonesia, Tak Dilirik Media Luar

Screen Shot cuitan Bjorka

Nama hacker Bjorka sendiri hingga kini hampir tidak pernah disebut-sebut oleh berbagai headline media asing. Contoh mudah bisa kita lakukan menggunakan aplikasi yang sangat populer yaitu google search.

Jika kata kunci Bjorka atau hacker Bjorka kita gunakan, dan penelusuran kita arahkan ke pencarian berita (news) maka headline berita yang muncul jika bukan hampir keseluruhan maka keseluruhannya adalah dari media media Indonesia. Tidak ada media asing yang memberitakan masalah ini bahkan jika memasuki lebih dalam ke halaman-halaman berikutnya di mesin pencari itu.

Nama Bjorka tidak dikenal sebelumnya sebagaimana Anonymous yang merupakan hacker ternama yang telah memasuki berbagai situs pemerintahan dunia.

Jika kita melakukan penelusuran menggunakan platform khusus pencarian berita (News Dicovery Platform) yang biasanya mengcover berbagai headlines terbaru, paling banyak dibaca, maupun paling top dari berbagai media yang menggunakan bahasa Inggris di seluruh dunia, seperti misalnya Newsnow, maka kata Bjorka tidak menempati headlines berita manapun.

Justru kita hanya akan menemui kata “Fredrik Andre Bjorkan” dalam mesin pencari berita itu. Fredrik Andre Bjorkan sendiri adalah nama seorang pemain sepakbola profesional asal Norwegia.

BACA JUGA:

Dalam akun twitternya sendiri Bjorka yang baru bergabung pada bulan September ini diikuti mayoritas oleh orang-orang Indonesia yang mungkin tertarik karena kasus peretasan kementerian. Hal serupa juga terlihat di akun telegramnya.

Lantas apakah Bjorka benar-benar peretas luar negeri yang handal, ataukah sebenarnya adalah peretas dalam negeri yang dikarenakan selalu menggunakan bahasa Inggris dianggap berasal dari negara lain? Benarkah Bjorka merupakan peretas yang melakukan peretasan demi simpati dan demi kebaikan negara ini, ataukah beraksi demi kepentingan pihak tertentu?. (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: