Headline News

Intelijen AS Peringatkan Israel soal Aksi Militer Hizbullah

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Intelijen AS memberi tahu militer pendudukan Israel bahwa Hizbullah telah mengubah pengerahan pasukannya dalam 10 hari terakhir dan sedang mempersiapkan aksi militer. Surat kabar berbahasa Ibrani Ma’ariv melaporkannya akhir pekan lalu.

Mengomentari peringatan AS, mantan konsul Israel di Los Angeles Jacob-Shaul Dayan mengatakan bahwa Tel Aviv tidak membutuhkan intelijen dari Washington, “tetapi itu merupakan hal yang baik karena (menunjukkan) ada kerja sama yang luar biasa antara Israel dan Amerika.”

“Saya yakin itu semua tergantung kesepakatan gas yang akan ditandatangani,” tambah Dayan.

Situs web Channel 14 Israel melaporkan, sebelumnya bahwa negosiasi tidak langsung yang sedang berlangsung antara Lebanon dan pendudukan Israel mengenai demarkasi perbatasan laut menunjukkan kemungkinan mencapai “kesepakatan permanen,” meskipun “beberapa pihak di Israel percaya bahwa akan ada konsesi yang menyakitkan, khususnya mengenai rincian dalam perjanjian.”

BACA JUGA:

Media Israel mengutip pekan lalu seorang pejabat senior Israel di sektor gas yang mengatakan bahwa perjanjian demarkasi perbatasan maritim yang terbentuk dengan Lebanon adalah penyerahan penuh oleh “Israel”, mencatat bahwa penyerahan “Israel” adalah kemenangan besar bagi Sekretaris Hizbullah- Jenderal Sayyid Hassan Nasrallah.

Bulan lalu, Sayyid Nasrallah mengancam pendudukan Israel atas upayanya untuk secara paksa mengekstraksi gas dari wilayah yang diperebutkan, memperingatkan, “Jika Lebanon tidak mendapatkan hak-hak yang dituntut oleh negara Lebanon, kami sedang menuju eskalasi apakah perjanjian nuklir itu disetujui atau tidak.” (ARN)

Sumber: Al-Manar

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: