Fokus

Demo Tandingan, Jutaan Rakyat Iran Turun ke Jalan Dukung Pemerintah

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Jutaan masyarakat Iran turun ke jalan-jalan di seluruh negeri untuk mengutuk penodaan kesucian Islam dan tindakan vandalisme oleh perusuh dalam beberapa hari terakhir.

Demonstrasi tersebut, menurut sebuah pernyataan oleh Dewan Koordinasi Organisasi Dakwah Islam Iran, mengutuk “tindakan mengganggu beberapa tentara bayaran dan individu yang tertipu yang menghina kesucian Al-Qur’an dan Nabi Muhammad (SAW), membakar sejumlah masjid dan bendera suci Republik Islam Iran, menyerang jilbab wanita, merusak properti publik, dan merusak keamanan masyarakat.”

BACA JUGA:

Pernyataan itu muncul setelah kekerasan jalanan meletus di negara itu pasca kematian Mahsa Amini, 22 tahun, di sebuah rumah sakit beberapa hari setelah dia ditahan oleh polisi.

Meskipun ada klarifikasi tentang keadaan seputar kematian Amini, protes kekerasan telah menyebabkan serangan terhadap petugas keamanan dan tindakan vandalisme terhadap properti umum serta kendaraan polisi dan ambulans.

Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan pada hari Kamis bahwa lebih dari 60 ambulans telah dihancurkan selama kerusuhan di beberapa kota.

Menggambarkan serangan terhadap ambulans sebagai tindakan tidak manusiawi dan menuntut perusuh untuk bertanggung jawab, kementerian mengatakan langkah itu telah mengganggu layanan kesehatan darurat dan proses perawatan pasien.

Sementara itu, sedikitnya lima personel keamanan tewas saat mencoba menghadapi kerusuhan di Masyhad, Quchan, Shiraz, Tabriz, dan Karaj. Laporan mengatakan beberapa pasukan keamanan lainnya telah terluka.

BACA JUGA:

Menurut Kantor Berita IRIB, lebih dari selusin orang juga tewas dalam kekerasan jalanan. Ada juga laporan yang belum dikonfirmasi tentang serangan tabrakan mobil terhadap pasukan keamanan.

Kementerian Intelijen memperingatkan pengunjuk rasa jalanan

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam, Kementerian Intelijen Iran memperingatkan para perusuh, mencatat bahwa partisipasi orang dalam kerusuha semacam itu adalah ilegal dan dapat mengakibatkan tuntutan hukum.

Dalam pernyataan terpisah yang dikeluarkan pada kesempatan dimulainya Pekan Pertahanan Suci, Menteri Intelijen Esmail Khatib mencatat bahwa impian musuh tidak akan menjadi kenyataan.

Dia meyakinkan bangsa Iran bahwa kementerian siap untuk menggagalkan rencana jahat musuh.

Pasukan intelijen, lanjutnya, “memperingatkan para penghasut internal dan asing bahwa mimpi jahat mereka terhadap nilai-nilai agama dan pencapaian besar Revolusi Islam tidak akan pernah terwujud.” (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: