Amerika

Senator: Militer AS Tangkap 93% Lalu Lintas Internet

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang Senator AS meminta Kantor Inspektur Jenderal (OIG) untuk menyelidiki laporan dari pelapor militer mengenai anggota Layanan Investigasi Kriminal Angkatan Laut (NCIS) yang membeli dan menggunakan data netflow untuk mengakses data online pribadi warga negara Amerika.

Mengutip laporan RT, Senator Demokrat Ron Wyden dari Oregon menegaskan dalam sebuah surat kepada OIG awal pekan ini, bahwa beberapa cabang militer AS telah membeli akses ke “petabyte” data pribadi warga melalui alat yang disebut Augury yang diperoleh dari organisasi perusahaan keamanan internet dan pialang data yang berbasis di Florida, Team Cymru.

BACA JUGA:

Menurut laporan itu, dugaan data penting itu termasuk komunikasi email individu, riwayat penelusuran, dan informasi perilaku lainnya, semuanya sesuai permintaan dan tanpa surat perintah hukum.

Senator: Militer AS Tangkap 93% Lalu Lintas Internet

Ilustrasi Pencurian Data

Wyden lebih lanjut meminta OIG untuk menyelidiki Departemen Keamanan Dalam Negeri dan pembelian serta penggunaan catatan semacam itu oleh Departemen Kehakiman.

“Data Netflow ini, mencakup informasi kepemilikan yang biasanya hanya tersedia untuk penyedia layanan internet, tetapi kemungkinan diberikan kepada anggota dinas militer tanpa persetujuan dari penyedia tersebut, apalagi otorisasi yudisial,” bunyi laporan itu lebih jauh.

Penyelidikan Senator sendiri atas klaim pelapor tampaknya mengungkapkan bahwa Komando Cyber AS, Angkatan Darat, FBI, dan Dinas Rahasia juga telah membeli set data perusahaan.

Penyelidikan kasus oleh outlet berita Motherboard lebih lanjut menemukan bahwa mereka membayar total 3,5 juta dolar untuk menggunakan alat Augury milik Team Cymru, yang diduga dapat mengakses 93 persen lalu lintas internet menggunakan teknologi yang disebut packet capture data (PCAP). (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: