Amerika

Peringatkan AS soal Pipa Gas, Rusia: Biden Harus Jelaskan Ancamannya

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden AS Joe Biden harus memberi jawaban mengenai apakah Amerika Serikat benar melakukan ancamannya atas pipa gas Nord Stream 2. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan hal ini pada hari Rabu (28/09).

“Presiden AS Joe Biden harus menjawab pertanyaan apakah Amerika Serikat melakukan ancamannya pada 25 dan 26 September, ketika keadaan darurat dilaporkan di tiga jalur Nord Stream 1 dan Nord Stream 2, yang sebelumnya telah dikenali sebagai kebocoran, sementara dia sebelumnya mengatakan akan meledakkannya,” kata diplomat Rusia itu di saluran Telegramnya. Di atasnya, dia memposting video di mana pemimpin AS itu menyampaikan pidato yang dimaksud.

“Pernyataan niatnya didukung dengan janji. Seseorang harus bertanggung jawab atas kata-katanya. Kegagalan untuk memahami apa yang dikatakan seseorang tidak membebaskan siapa pun dari tanggung jawab. Eropa harus mengetahui kebenaran!” ujar Zakharova menekankan.

BACA JUGA:

Pada hari Selasa, pejabat Nord Stream melaporkan tentang “kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya” pada hari Senin, yang mempengaruhi tiga jalur pipa gas Nord Stream 1 dan 2 yang tercatat hanya dalam beberapa jam. Yang pertama diidentifikasi di sepanjang Nord Stream 2 di dekat pulau Bornholm di Denmark, dan dua kebocoran ditemukan setelahnya. Badan Energi Denmark mengatakan sejumlah besar gas alam telah mengalir keluar. Pesawat dan kapal disarankan untuk tinggal setidaknya lima mil jauhnya dari lokasi kejadian.

Sumber: TASS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: