arrahmahnews

Nasrallah: Siasat Hasutan Jahat AS terhadap Iran Sia-sia

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Sekjen gerakan perlawanan Hizbullah Libanon mengecam Amerika Serikat atas sikap dan campur tangannya terkait masalah dalam negeri Iran. Ia mengatakan Washington sedang menjalankan siasat hasutan jahat untuk menabur benih perselisihan dan menciptakan keretakan di Republik Islam.

Sayyid Hassan Nasrallah membuat pernyataan itu dalam pidatonya yang disiarkan langsung dari ibu kota Lebanon, Beirut, pada Sabtu malam dalam peringatan memperingati mendiang ulama Muslim Sayyed Mohammad Ali al-Amin, yang meninggal pada Juli.

BACA JUGA:

“Amerika Serikat mengeksploitasi setiap insiden di Iran untuk memprovokasi bangsa itu melawan pemerintahan Islam, yang terbaru adalah protes yang pecah setelah kematian tragis Amini.

Nasrallah: Siasat Hasutan Jahat AS terhadap Iran Sia-sia

Hassan Nasrallah

“Para pengacau yang didukung AS mengambil keuntungan dari keadaan yang tidak jelas seputar kematiannya untuk menantang Republik Islam setelah apa yang disebut kampanye tekanan maksimum mereka gagal total,” katanya.

Di tempat lain dalam sambutannya, kepala Hizbullah itu mencatat bahwa sanksi kejam Amerika Serikat terhadap Iran dimaksudkan untuk mengadu rakyat melawan pemerintahan Islam, menekankan bahwa Iran sekarang lebih kuat dari sebelumnya.

“Pemerintahan demi pemerintahan AS telah menyadari bahwa Iran adalah negara yang kuat, bermartabat, dan cakap, dan itu menjelaskan mengapa (AS) tidak berani mengobarkan perang terhadap negara itu dan berupaya memicu perselisihan internal, ”kata Nasrallah.

BACA JUGA:

“Iran memiliki kemampuan hebat, jadi AS menggunakan semua cara untuk menghasut provokasi terhadap Republik Islam. Outlet media Barat dan Teluk Persia bekerja untuk menghasut rakyat melawan pemerintahan Islam,” katanya.

“Pemerintah AS telah membentuk pasukan troll di seluruh platform media sosial untuk melemahkan Iran, tetapi semuanya sia-sia.”

“Mereka tidak dapat melakukan apa pun untuk membahayakan Republik Islam Iran karena kesiapan bangsa itu untuk berkorban,” kata pemimpin Hizbullah tersebut.

Dia menyoroti bahwa jutaan orang Iran turun ke jalan di seluruh negeri pekan lalu untuk mengutuk penodaan kesucian Islam dan tindakan vandalisme oleh para perusuh.

“Iran tidak memiliki niat kolonial di kawasan Timur Tengah. Republik Islam tidak dapat dikalahkan, dan memiliki permusuhan sengit terhadapnya akan menyebabkan kerugian besar bagi seluruh dunia Muslim,” kata Nasrallah. (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: