arrahmahnews

Aktivis Perempuan Ceritakan Penyiksaan di Penjara UEA

Finlandia, ARRAHMAHNEWS.COMSeorang aktivis hak wanita Finlandia menceritakan penderitaannya selama dirinya ditahan di Uni Emirat Arab (UEA). Ia mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap pemerintah Emirat atas pemenjaraan dan penyiksaannya.

Menurut Emirates Leaks, Tiina Jauhiainen berencana membuat masyarakat internasional menyoroti pelanggaran HAM berat yang dilakukan di negara Teluk Persia itu.

BACA JUGA:

Jauhiainen mengumumkan dalam sebuah pertemuan yang diadakan di kota Jenewa, Swiss pekan lalu bahwa ia tidak akan tinggal diam atas apa yang ia alami selama berada di balik jeruji besi, dan bahwa dirinya bermaksud untuk mengambil tindakan hukum di pengadilan hukum Eropa dan menuntut UEA atas penyiksaannya.

Aktivis Perempuan Ceritakan Penyiksaan di Penjara UEA

Tiina Jauhiainen

Selama acara tersebut, Jauhiainen  mengatakan pasukan keamanan Emirat memenjarakannya di tempat yang tidak diketahui dan sangat dingin, berulang kali mengancamnya dengan kematian, dan memaksanya untuk menulis pengakuan dan menandatangani surat resmi dalam bahasa Arab.

Jauhiainen dulu tinggal di Uni Emirat Arab. Dia ditangkap dan disiksa karena berpartisipasi dalam upaya gagal Putri Latifa, putri Perdana Menteri UEA Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, untuk melarikan diri dari ayahnya pada tahun 2018.

BACA JUGA:

Aktivis Finlandia itu kemudian berbicara yang ditujukan kepada para wanita, dengan mengatakan, “Saya ingin menyarankan kalian untuk berpikir dua kali sebelum bepergian ke UEA dan jangan pernah tertipu oleh citra [yang disebut] masyarakat yang aman dan toleran yang coba digambarkan oleh beberapa orang [ di negara itu].” (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: