Arab Saudi

Delegasi Riyadh Puji Perlakuan Baik Yaman terhadap Tahanan Saudi

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COMKepala tim Saudi yang mengunjungi ibukota Yaman dalam kerangka perjanjian pertukaran tahanan, berterima kasih kepada otoritas pemerintah Sana’a atas perlakuan baik mereka terhadap tahanan Saudi yang ditangkap selama perang kerajaan itu dan koalisinya melawan Yaman.

“Saya berterima kasih, atas nama saya sendiri dan atas nama rekan-rekan saya atas perlakuan yang baik terhadap para tahanan kami, serta untuk penerimaan dan keramahtamahan yang baik. Ini bukanlah hal mengejutkan dari Anda, karena Anda adalah orang-orang yang dermawan,” kata Salem al-Harbi setelah meninjau kondisi tahanan Saudi di Sana’a, Kamis lalu.

BACA JUGA:

“Dan rekan-rekan Anda yang tiba di kerajaan adalah saudara kita dan tempat mereka di atas kepala (dihormati),” tambahnya, merujuk pada tim dari Komite Nasional Urusan Tahanan Yaman yang sebelumnya menuju ke Riyadh untuk memeriksa kondisi tahanan perang Yaman di penjara Saudi.

Delegasi Riyadh Puji Perlakuan Baik Yaman terhadap Tahanan Saudi

Delegasi Riyadh

Sementara itu, Abdul Qader al-Murtada, ketua Komite Nasional Urusan Tahanan di pemerintahan Sana’a, mengatakan bahwa tujuan kunjungan delegasi Saudi adalah untuk melihat kondisi tahanan mereka di ibukota Yaman, dan juga untuk mencocokkan dan memverifikasi nama-nama mereka, guna mempersiapkan proses pertukaran dalam waktu dekat di bawah perjanjian yang ditengahi PBB Maret lalu.

“Tim teknis kami ditugaskan untuk memvalidasi nama dan kondisi tahanan kami sebelum kemungkinan kesepakatan pertukaran,” kata Murtada. Ia mengungkapkan harapan bahwa kunjungan timbal balik oleh delegasi Saudi dan Yaman akan menjadi pintu gerbang untuk mencapai solusi komprehensif untuk masalah kemanusiaan.

Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman mengumumkan pada 27 Maret bahwa kesepakatan pertukaran tahanan disepakati antara pihak-pihak yang bertikai di mana 1.400 tahanan dari tentara Yaman dan komite populer akan dibebaskan dengan imbalan 823 dari pihak lain, termasuk 16 orang Saudi dan tiga orang Sudan. (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: