arrahmahnews

Yaman: PBB Bertanggung Jawab atas Kematian Anak-anak Penderita Leukimia

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Kepala Pemerintah Keselamatan di Sana’a, Abdulaziz bin Habtoor, menekankan bahwa kematian sejumlah anak penderita leukemia adalah bencana nasional, yang tanggung jawab utamanya adalah agresi AS-Saudi.

“Tes laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri berisiko tinggi dalam obat-obatan yang diberikan kepada anak-anak dengan leukemia, dan penyelidikan sedang ditindaklanjuti oleh tingkat tertinggi di negara ini,” kata menteri kesehatan Taha Al-Mutawakel.

BACA JUGA:

Dia menunjukkan bahwa Kementerian Kesehatan mengirim memo kepada Asisten Sekretaris Jenderal PBB, dan perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia, meminta mereka untuk segera menyediakan 14 item yang kurang di negara itu untuk pengobatan leukemia.

Yaman: PBB Bertanggung Jawab atas Kematian Anak-anak Penderita Leukimia

Suara Yaman

Menteri Pendidikan Tinggi Hussein Hazeb membenarkan bahwa kampanye pemalsuan yang menyertai tragedi tersebut bertujuan untuk menutupi kejahatan pengepungan yang dilakukan oleh agresi AS-Saudi, yang berdampak pada makanan dan obat-obatan.

Menteri Hukum Ismail Al-Mahakri mengungkapkan, bahwa sejak awal pihaknya ikut serta dalam penyelidikan untuk mencari alasan lain selain yang diumumkan.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Anis Al-Asbahi, menganggap agresi AS-Saudi bertanggung jawab atas memburuknya situasi kesehatan di Yaman sebagai akibat dari blokade dan mencegah masuknya obat-obatan dan pasokan medis.

“Bencana yang merenggut nyawa anak-anak di Rumah Sakit Kuwait adalah akibat dari blokade dan kegagalan untuk membuka Bandara Internasional Sana’a sesuai kebutuhan,” katanya.

“Penyebab bencana di Rumah Sakit Kuwait adalah obat-obatan terkontaminasi yang diselundupkan setelah stok obat onkologi habis dari gudang Kementerian Kesehatan dan Pusat Nasional Onkologi,” tambahnya.

Dia menekankan perlunya tindakan tegas untuk membatasi penyebaran obat-obatan selundupan yang merugikan kesehatan warga dan juga perekonomian nasional.

Kementerian menegaskan bahwa pihaknya akan terus memainkan perannya dalam perawatan kesehatan, dan melawan agresi yang sedang berlangsung di sektor kesehatan, termasuk mendukung opsi strategis rakyat Yaman untuk mengakhiri agresi dan pengepungan. (ARN)

Sumber: Al-Masirah

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: